RIAUMAKMUR.COM - Hadirnya aplikasi Sistem Informasi Data dan Kelembagaan Sosial Berbasis Digital (Sidak Sosial), yang diinisiasi oleh Dinas Sosial diharapkan dapat mempermudah pengurusan Surat Izin Operasional (SIOP) bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Provinsi Gorontalo.
Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Rudy Salahuddin saat memberikan kata sambutan pada peluncuran aplikasi tersebut, Senin (18/11/2024).
“Salah satu elemen penting dalam Sidak Sosial adalah fitur penerbitan SIOP untuk LKS dan LKSA. Saya harap ini dapat memudahkan. Karena dengan adanya inovasi ini penerbitan SIOP tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan sudah sepenuhnya melalui sistem atau aplikasi digital yang terintegrasi,” ujar Rudy di rumah jabatan gubernur.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Terima Anggaran Tambahan untuk Pembangunan Infrastruktur
Menurut Rudy, selain dapat memudahkan dalam proses pengurusan perizinan, hadirnya aplikasi ini juga dapat memastikan semua LKS/LKSA yang terdaftar dan beroperasi sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh peraturan Kementerian Sosial yang mengatur hal tersebut.
“Pengurusan SIOP melalui Sidak Sosial memastikan semua lembaga yang terdaftar sudah memenuhi standar dan memiliki kapasitas yang cukup serta memberi layanan berkualitas. Selain itu, kita juga dapat manfaatkan aplikasi ini untuk memonitor dan mengevaluasi LKS/LKSA terdaftar agar menjalankan tugas sesuai dengan regulasi yang ada,” ungkapnya
Di akhir kata sambutan, Rudy menekankan agar Dinsos, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dapat bersinergi dengan semua pihak, termasuk elemen yang bergerak di satuan wilayah terkecil, seperti Babinsa dan Babinkamtibmas. Hal ini, menurutnya, dapat memudahkan pendataan dan deteksi awal terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang ada di tiap wilayah.
Baca Juga: Riauphoria 2024: Ajang Berkumpulnya Para Kreatif Muda
“Kita atau mungkin teman-teman dari Dinsos ini kan tidak setiap saat ada. Kehadiran kita tidak sesering mereka yang memang bekerja di satuan wilayah terkecil. Oleh karena itu, kita perlu bersinergi agar data-data PMKS lebih cepat terdeteksi, sehingga intervensi dan penanganan terhadap masyarakat yang butuh bantuan juga lebih cepat,” tutur Rudy.
Peluncuran aplikasi Sidak Sosial turut dihadiri Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Ana Puspasari, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Gorontalo Syukri J.
Botutihe, Kepala Dinas Sosial Sagita Wartabone, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Rifli M. Katili, serta 100 peserta yang terdiri dari LKSA, TPSK, PSN, dan Tagana.
Artikel Terkait
DLH Kota Padang Dekati Target PAD: Realisasi Capai 84,90 Persen
Remaja Tenggelam di Sungai Sail Pekanbaru Ditemukan Meninggal Dunia
Anggota KPID Riau Tekankan Pentingnya Literasi Digital untuk Pelajar
Camat Pekanbaru Kota Imbau Masyarakat Tidak Golput dan Jaga Kondisi Tetap Kondusif dan Damai
Berhadiah Uang Tunai, DLHK Pekanbaru Gelar Sayembara Konten Penyergapan
Pemkot Padang Dorong Penyajian Informasi Berimbang di Era Digital
BNPB Bantu Daerah Sesuai Prediksi BMKG
Pilkada dan Nataru, Mendagri: Pemda Harus Siap Hadapi
Peneliti INDEF: Pemerintah Prabowo-Gibran Terbebani Utang Rp1.353 Triliun
Riauphoria 2024: Ajang Berkumpulnya Para Kreatif Muda