RIAUMAKMUR.COM - Penjabat Bupati Maluku Tenggara (Malra),Samuel Huwae mengatakan masyarakat diimbau tidak akan melakukan mutasi atau rolling jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malra menjelang Pemilukada 27 November mendatang.
“Banyak isu mutasi yang beredar di masyarakat tetapi saya akan melakukannya dengan cara birokrasi saya sendiri, ibarat motto pegadaian, mengatasi masalah tanpa masalah,” kata Huwae pada kegiatan coffe morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan insan Pers di Cafe Mama Oca Perumnas Ohoijang, Jumat (22/11/2024).
Isu-isu permasalahan seperti ini seharusnya tidak dilaporkan ke Kementerian melainkan harus diselesaikan internal di daerah.
Selain isu mutasi, dirinya menerima pengaduan tentang netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilukada.
Baca Juga: Mentan Pastikan Perbankan Bantu Brigade Wujudkan Swasembada Pangan
menurutnya, berdasarkan pasal 9 undang-undang nomor 5 tahun 2014 maka,setiap ASN wajib menjadi netralitas.
“Ketika ada beberapa ASN yang diperiksa tim netralitas Pemda. itu adalah bagian dari ketegasan saya sebagai penjabat bupati”ungkapnya.
ASN harus menunjukan citra dirinya, menjaga kekompakan di ruang publik untuk berkomitmen tidak terlibat dalam politik praktis.
Baca Juga: Kunjungi Rumah Boneka Ibu Sundari, Diskominfo-SP Tuban Apresiasi KIM Parseh Jaya
Sesuai amanat Undang-Undang, setiap ASN harus netral selama Pilkada,oleh sebab itu Tim Netralitas akan menindak tegas oknum ASN yang terlibat politik praktis.
Artikel Terkait
Berkat Repeater Baru, Warga Dua Kampung Ini Akhirnya Nikmati Internet
Judi Online Ancam Generasi Muda, Menpora Terbitkan Surat Edaran Pencegahan
Netralitas Aparatur Negara Elemen Kunci Jaga Integritas Demokrasi Jelang Pilkada 2024
KPU Toba Targetkan 80 Persen Partisipasi Pemilih Pilkada
Kunjungi Rumah Boneka Ibu Sundari, Diskominfo-SP Tuban Apresiasi KIM Parseh Jaya
Mentan Pastikan Perbankan Bantu Brigade Wujudkan Swasembada Pangan
Pameran Properti dengan Diskon Besar-besaran Hadir di Jakarta
Sebanyak 26.000 Warga Jakarta Pindah Jadi Warga Bekasi
Momen Wapres Gibran Sapa Masyarakat Desa di Semarang
Merasa Dizalimi, Helen Bantah Jadi Dalang Kasus Rp3,2 Miliar di BPR Fianka