RIAUMAKMUR.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa pihaknya diminta untuk memberikan atensi terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di wilayah Papua.
Apalagi, Presiden Prabowo Subianto jelas telah menempatkan Papua sebagai salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan di Indonesia.
"Kalau Papua mendapatkan atensi khusus dari Bapak Presiden Prabowo. Tentu harus diturunkan, dijabarkan oleh kami semua sebagai pembantu presiden," kata Bima dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga: KPK Buka Penyidikan Baru Pengolahan Karet di Kementan
Kemendagri pun didorong untuk mengambil langkah-langkah khusus guna menyelesaikan permasalahan yang masih terjadi di Bumi Cenderawasih.
Dia menjelaskan pemerintah sangat menaruh perhatian besar terhadap masyarakat Papua. Hal itu tercermin dari alokasi anggaran yang signifikan.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev), sejak tahun 2002 hingga 2021, anggaran untuk Papua sudah mencapai Rp100 triliun. "(Dana) otsusnya (otonomi khusus) sekitar Rp75 triliun, dan dana tambahan infrastruktur sisanya sekitar Rp24 triliun," ujarnya.
Baca Juga: Mensesneg Lantik Kasetpres hingga Staf Khusus
Penyaluran anggaran tersebut, sambung dia, telah memberikan dampak positif, terutama dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua. Buktinya, IPM Papua kini tidak lagi berada dalam kategori rendah, tetapi telah meningkat masuk ke dalam kategori sedang.
"IPM tumbuh karena aksi afirmasi. Dan IPM tumbuh karena alokasi anggaran yang sangat besar tadi," ucapnya.
Bima juga melihat potensi alam di keenam provinsi di Tanah Papua sangat luar biasa. Menurutnya, hal itu dapat mendukung kebijakan affirmative action yang diterapkan.
Artikel Terkait
Menkomdigi: Situs Judol Ditutup Satu, Tumbuh Seratus
Wapres Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Kampung Melayu
Kemenag Kembangkan Pendidikan Berbasis Cinta, Siapkan Kurikulum Baru
Kemenkes dan Swasta Luncurkan Skrining Kanker Leher Rahim
Wamenaker Tegaskan Komitmen Pemerintah untuk Pembangunan Kesejahteraan Buruh di Pelabuhan
Pemerintah Beri Bantuan Pendidikan Guru yang Belum D4/S1
Mensesneg Lantik Kasetpres hingga Staf Khusus
KPK Buka Penyidikan Baru Pengolahan Karet di Kementan
PGN Tandatangani PJB LNG dengan Pelanggan Industri di Kawasan Timur Indonesia
Multitalenta dan Inspiratif, Suta Pranawijaya Dianugerahi Penghargaan ASN Berprestasi Riau 2024