Menteri PPPA Apresiasi Polri Luncurkan Direktorat PPA-PPO

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Rabu, 18 Desember 2024 | 17:00 WIB
Menteri PPPA, Arifah Fauzi (Humas KemenPPPA/ist)
Menteri PPPA, Arifah Fauzi (Humas KemenPPPA/ist)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengapresiasi langkah Polri dalam perlindungan perempuan dan anak. Menurutnya, peran Polri sangat penting untuk memastikan keadilan bagi korban kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dalam hal ini, Polri membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO). Direktorat ini menjadi bukti Polri dalam mengedepankan prinsip keadilan dan kesetaraan gender dalam pelayanan publik.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia atas dedikasi dan kontribusinya dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender di Indonesia. Langkah Polri ini mencerminkan komitmen yang kuat untuk memastikan keadilan dan mendukung terciptanya kesetaraan gender dalam masyarakat,” ujar Menteri PPPA dalam keterangan resmi, Selasa (17/12/2024). 

Baca Juga: Muliardi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tingkatkan Prestasi Tilawatil Quran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pembentukan Direktorat PPA-PPO merupakan upaya untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, pembentukan Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO diharapkan dapat membuka lebar peluang karier Polwan di Indonesia.

"Saya berharap pembentukan Direktorat PPA dan PPO adalah bagian dari wujud nyata bagaimana kita terus mendorong kesetaraan gender.

Baca Juga: Ketua Perpani Riau Harap Kejurkab Bangkitkan Kejayaan Panahan Kampar

Tentunya saya selalu pesankan dan terus asah, siapkan kemampuan yang baik, tunjukkan bahwa polwan tidak kalah dengan polki (polisi laki-laki), dan saya yakin tidak kalah," ujar Listyo

Kapolri juga berharap posisi Indonesia terkait kesetaraan gender terus meningkat ke depannya. Hal itu sesuai dengan komitmen Polri dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

"Indonesia sedang menuju visi Indonesia Emas 2045 tentunya harapan kita pada saat nanti dilaksanakan lagi survei oleh World Economic Forum posisi Indonesia juga bisa menjadi nomor 4, nomor 5 terkait dengan masalah kesetaraan gender, itu tentunya cita-cita kita bersama," kata Kapolri.

Baca Juga: Pj Bupati Kampar Tekankan Pentingnya Realisasi Program untuk Kesejahteraan Masyarakat


Dirtipid PPA - PPO Bareskrim Polri, Desy Andriani juga menegaskan komitmennya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam kesetaraan gender. Hal ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia. 

“Polri telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengintegrasikan kesetaraan gender dalam setiap kebijakan dan program kerja. Beberapa langkah tersebut meliputi sosialisasi Peraturan Kapolri tentang pengarusutamaan gender di tingkat Mabes Polri dan jajaran Polda, ujar Desy. 

"Pembentukan objek gender tingkat 6. Serta penyediaan ruang ramah keluarga dan anak di seluruh lingkungan Polri.” 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X