RIAUMAKMUR.COM – Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan pentingnya menyeimbangkan pendapatan asli daerah (PAD) dan belanja daerah agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.
Ia juga menyoroti sektor pajak kendaraan bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang dinilai belum optimal dalam menyumbang pendapatan daerah.
"Tentu menjadi hal yang tidak mungkin kita belanja tanpa ada pendapatan. Nah, pendapatan inilah yang harus kita susun dan perkuat, sehingga ada keseimbangan antara pendapatan dan belanja. Saya juga akan mengundang berbagai pihak, Bapenda, termasuk RSUD dan OPD terkait secara maraton agar setiap masalah bisa kita cari solusinya untuk menggenjot PAD," ujar Abdul Wahid, Senin (10/3/2025).
Gubernur mengungkapkan bahwa realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) di Riau masih sangat rendah. Dari data yang ada, baru 35% pajak kendaraan yang tertagih, selebihnya banyak yang belum tertagih. Sehingga, PAD dari Bapenda Riau hanya menyumbang sekitar Rp1,5 triliun dalam dua tahun terakhir (2023-2024).
"Ini terkesan stagnan. Banyak yang belum tertagih, artinya Bapenda belum bekerja maksimal. Kenapa perusahaan-perusahaan yang seharusnya membayar pajak masih kurang? Ini perlu dioptimalkan. Perangkat kita harus turun langsung ke daerah-daerah yang menjadi objek pajak," tegasnya.
Sementara itu saat disingung soal potensi sertifikasi alat berat, Gubri mengatakan masih terkendala regulasi.
"Saat ini kita masih tergantung pada peraturan turunannya yang belum selesai digodok. Karena itu, kita belum bisa memberikan punishment, jadi pendekatannya sementara ini masih secara persuasif," jelasnya.
Ia juga menyoroti DBH migas yang dinilai masih kurang transparan.
"Kita bahkan belum punya catatan resmi soal DBH migas. Lifting kita belum maksimal, dan kita belum mendapatkan data resminya. Saya lebih suka bicara pakai data agar bisa diolah menjadi kebijakan yang tepat," katanya.
Artikel Terkait
Cari Solusi Hadapi Defisit Anggaran Rp2 T, Gubernur Riau Abdul Wahid Ajak Semua Pihak Bersatu dan Bekerja Sama
Gubernur Riau Abdul Wahid akan Ikuti Retret Akmil di Magelang
Retret Hari Kedua: Gubri Abdul Wahid Dalami Wawasan Nusantara dan Geopolitik
Kecelakaan Truk PT ERB Telan Korban, Gubri Abdul Wahid Sampaikan Duka dan Imbau Evaluasi Keselamatan
Henny Sasmita Wahid: Jangan Biarkan Anak Penderita Kanker Berjuang Sendiri
Gubri Abdul Wahid Siapkan Skema Atasi Defisit Rp2,2 T dan Tunda Bayar Pemprov Riau
Gubri Abdul Wahid Minta BRKS Perluas Nasabah dan Bantu Kelola Bantuan Masyarakat Secara Terarah
Gubernur Riau Abdul Wahid Temui Menag Nasaruddin Umar, Bahas Sinergi Program Keagamaan
Ekonomi Riau di Bawah Nasional, Gubri Abdul Wahid: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dikebut, Investasi Ditingkatkan
Henny Sasmita Wahid Lantik Tengku Nurheryani sebagai Ketua TP PKK Kampar