Gubernur Riau: Banjir Pekanbaru Harus Ditangani dari Akar Masalahnya!

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 11 Maret 2025 | 04:55 WIB
Gubri Abdul Wahid meninjau banjir.
Gubri Abdul Wahid meninjau banjir.

RIAUMAKMUR.COM - Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa penanganan banjir di wilayah Riau, khususnya Pekanbaru, tidak cukup hanya dengan bantuan darurat, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh dengan solusi jangka panjang. Hal ini ia sampaikan usai melantik Pj Sekdaprov Riau di Gedung Daerah, Senin (10/3/2025).

"Saya sudah meninjau beberapa titik banjir di Riau. Alhamdulillah, bantuan insidentil seperti sembako, alat-alat, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya sudah disalurkan. Ini penting agar masyarakat terdampak dapat bertahan di tengah kondisi sulit," ujar Abdul Wahid.

Namun, ia menekankan bahwa bantuan darurat bukan solusi utama. Menurutnya, perlu ada upaya lebih dalam untuk mengatasi akar permasalahan banjir agar solusi jangka panjang bisa diterapkan.

Baca Juga: Sungai Terdalam di Indonesia Meluap, 39 Titik di Pekanbaru Terendam Banjir, Warga Mengungsi

"Di Pekanbaru, salah satu penyebab utama banjir adalah drainase yang kurang baik. Selain itu, elevasi daratan di Rumbai lebih rendah dibandingkan debit air Sungai Siak, sehingga air mudah meluap," jelasnya.

Gubernur juga menyoroti keberadaan infrastruktur pengendali banjir yang tidak berfungsi dengan optimal. Ia meminta agar seluruh sistem pengendalian banjir dievaluasi dan diperbaiki.

"Semua harus diperiksa, mana yang bisa diperbaiki dan mana yang perlu dibangun ulang," tegasnya.

Ke depan, Pemprov Riau akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menangani banjir secara lebih efektif dan berkelanjutan.

"Insyaallah kita akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota agar ada solusi konkret. Kita tidak boleh hanya mengatasi dampaknya, tetapi harus menyelesaikan akar masalahnya," pungkas Abdul Wahid.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan persoalan banjir di Riau, terutama di Pekanbaru, dapat diatasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X