Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Tikus, Ini Kronologi dan Daftar Nama Korban

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 13 Mei 2025 | 18:55 WIB
Kapal wisata tenggelam di perairan Pantai Malabero, Bengkulu. (freepik/rawpixel)
Kapal wisata tenggelam di perairan Pantai Malabero, Bengkulu. (freepik/rawpixel)

RIAUMAKMUR.COM - Sebuah kapal wisata yang mengangkut 104 penumpang tenggelam di perairan Pantai Malabero, Bengkulu, pada Minggu petang, 11 Mei 2025.

Kapal Motor (KM) Tiga Putra itu tenggelam saat dalam perjalanan pulang dari Pulau Tikus menuju daratan Kota Bengkulu.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno menyatakan, hingga Minggu malam, total tujuh orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Lima korban dirawat di RS Bhayangkara, sementara dua lainnya di RS Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu.

"Data korban masih kita verifikasi karena belum seluruhnya pasti. Pendataan dilakukan di rumah sakit dan di luar rumah sakit. Saat ini tercatat tujuh korban meninggal dunia," kata Sudarno.

Berikut daftar nama korban meninggal diketahui bernama Riska Nurjanah (28) asal Lubuk Linggau, Ratna Kurniati (28) dari Kota Bengkulu, Tesya (20) dari Kepahiang, Nesya (27) dari Rejang Lebong, Arva Richi Dekry (29) asal Padang Utara, serta dua korban lainnya bernama Yunita dan Suantra.

Sementara itu, 20 penumpang yang sempat dirawat di RSHD telah dipulangkan karena kondisi membaik. Beberapa lainnya masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Tim gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan unsur terkait terus memperbarui data di posko darurat, termasuk memastikan jumlah penumpang yang selamat maupun yang belum teridentifikasi.

Jika ditemukan korban yang belum terkonfirmasi, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) akan dilanjutkan.

Kapal diketahui membawa total 104 orang, terdiri dari 98 wisatawan, satu nakhoda, dan lima anak buah kapal (ABK).

Penumpang berasal dari berbagai daerah, termasuk Lubuk Linggau, Kepahiang, dan Rejang Lebong.

Menurut keterangan, kecelakaan bermula ketika mesin kapal mati saat melintasi perairan Malabero.

Tak lama kemudian, kapal dihantam ombak besar yang menyebabkan kebocoran dan akhirnya tenggelam.

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kelayakan kapal dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan pelayaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Rekomendasi

Terkini

X