RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. Achmad, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Abiseka Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jalan Kayangan, Pekanbaru, pada Senin pagi (26/5).
Kunjungan ini terkait persiapan lokasi untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) tingkat SMP, yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Dalam tinjauannya, Dr. Achmad menyampaikan bahwa progres fisik fasilitas saat ini telah mencapai 3-4 persen.
Bangunan eksisting akan mengalami renovasi dan ditargetkan sudah dapat difungsikan pada 10 Juli 2025 mendatang. Program ini dirancang untuk menampung 100 siswa dari kalangan tidak mampu.
"Saat ini asrama putri terletak di seberang jalan dari asrama putra. Ini memang menimbulkan tantangan, terutama saat jam makan, karena siswa putri harus menyeberang jalan. Namun ini sifatnya sementara, dan akan ada petugas yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban lalu lintas," ungkap Achmad.
Lebih lanjut, Dr. Achmad mengungkapkan bahwa Sentra Abiseka memiliki fasilitas penunjang keterampilan hidup (life skill), seperti kolam ikan, kebun hidroponik, serta pelatihan tata rias. Tersedia juga fasilitas olahraga, sehingga secara keseluruhan dianggap memenuhi standar untuk tingkat pendidikan menengah pertama.
Ia menekankan bahwa sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga tidak mampu, baik dari segi penghasilan orang tua maupun kondisi tempat tinggal.
“Kejujuran dan integritas sangat penting dalam proses seleksi. Program ini harus benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Program Sekolah Rakyat ini akan melibatkan berbagai instansi, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan, untuk memastikan integrasi layanan dari sisi infrastruktur, kesehatan, dan kurikulum.
Dr. Achmad juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Harapan saya, siapapun pemimpinnya nanti, komitmen menjaga program ini tetap harus dijaga," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sentra Abiseka Pekanbaru, Adi Hariyanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan 100 calon siswa, dengan tambahan 10 persen sebagai cadangan.
“Sebanyak 110 orang akan menjalani proses assessment dan pemeriksaan kesehatan sebelum ditetapkan secara resmi melalui SK Kepala Daerah,” ujar Adi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, program Sekolah Rakyat di Pekanbaru diharapkan menjadi salah satu percontohan dalam upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Perwakilan Kementerian PUPR, Yudi, menambahkan, pihaknya optimis fasilitas penunjang SR di Sentra Abiseka Pekanbaru akan tuntas sebelum 10 Juli 2025.
"Secara persentase progres kita ada di angka 3-4 persen, kita optimis bisa tercapai karena kebutuhan tenaga atau man power yang sudah terpenuhi, seminggu atau dua minggu kedepan progres akan signifikan," kata Yudi.
Apalagi gedung yang dipakai adalah gedung exsiting, sehingga hanya diperlukan renovasi di beberapa bagian gedung, misalnya Aula yang diubah menjadi ruang kelas.***
Artikel Terkait
Lesti Kejora Dilaporkan ke Polisi soal Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Begini Respon Sang Ayah
Dari Gerbong Kereta hingga Industri Kimia, Kunjungan PM China Buka Peluang Emas bagi Indonesia
Trump Ancam Apple, Produksi iPhone Harus di Amerika atau Kena Tarif Tinggi
Jokowi Akui Nama Kecilnya Mulyono, Cerita Masa Kecilnya Pernah Sakit
Desakan Copot Menkes Budi Gunadi Sadikin Makin Menguat, Istana: Kita Pelajari dan Cari Jalan Keluar
Persija Jakarta Lepas 8 Pemain Setelah Liga 1 2025, Termasuk Satu Pemain Timnas
Nggak Perlu Pegang HP di Jalan, Honda PCX 160 RoadSync Punya Fitur Perintah Suara
Kartu Indosat Hilang? Urusnya di Gerai IM3 Pekanbaru Super Cepat dan Gratis
Profil Jung Joon Won, Pemeran Dokter Gu Do Won di Resident Playbook, Karirnya Semakin Bersinar
Profil Kang You Seok, Pemeran Um Jae Il di Resident Playbook, Dokter Baik Hati dan Tampan Mantan Idol KPop