RIAUMAKMUR.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga yang tinggal di hunian sementara (huntara) Pulo Tiga, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Rabu (25/2/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, kepada para penyintas banjir yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) menerima bantuan yang terdiri atas delapan jenis bahan pokok, yakni minyak goreng, susu, mi instan, gula, lauk kaleng, biskuit, dan beras. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada warga yang telah menempati fasilitas hunian sementara tersebut selama satu minggu terakhir.
Selain bahan pokok, Kepala BNPB juga memberikan bingkisan kepada anak-anak penghuni huntara sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.
Baca Juga: Dukung Energi Ramah Lingkungan, Pertamina Beri Diskon Pertamax Green 95
Para penghuni huntara merupakan warga Dusun Tempel, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. Rumah mereka mengalami kerusakan berat akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Dalam kunjungannya, Suharyanto yang didampingi Bupati Aceh Tamiang turut berdialog dengan warga guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascabencana. “Saya minta seluruh jajaran untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan mendesak warga, termasuk penyediaan suplai air bersih melalui jaringan pipa yang terhubung langsung ke fasilitas penampungan air di lokasi huntara,” ujar Suharyanto.
Huntara yang dibangun BNPB tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain sumur air, kamar mandi, WC, dapur, dan aliran listrik, sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan sementara bagi para penyintas selama masa pemulihan.
Usai penyerahan bantuan, Kepala BNPB melaksanakan salat dzuhur di masjid yang berada di samping area huntara. Selanjutnya, rombongan melanjutkan agenda kunjungan ke Kantor Bupati Aceh Tamiang.
Pada pekan ini, Kepala BNPB dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, antara lain Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Langsa, dalam rangka memastikan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berjalan optimal.
Artikel Terkait
Ini Keterangan Polisi Soal Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang di Kapak Teman Kampus
Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Polisi Sebut Pelaku Bawa Parang dan Kapak
Komisi III DPRD Gorontalo Tekankan Transparansi dan Kualitas Proyek
Dari Rakornas Sampah 2026, Probolinggo Menuju Kota Bersih
Adipura 2026, Lumajang Raih Status Kota Bersertifikat
Tekan Peredaran Rokok Ilegal , Kolaborasi Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Lisa Tanamkan Semangat Berani Bermimpi kepada Anak Yatim
157 Botol Miras Disita, Polres Demak Intensifkan Razia Ramadhan
KBRI Beograd Perkuat Promosi Wisata di Eropa
Dukung Energi Ramah Lingkungan, Pertamina Beri Diskon Pertamax Green 95