Kita sering mendengar anjuran berbuka puasa dengan yang manis-manis.
Selain hukumnya sunah menurut Islam, dunia medis telah menemukan fakta-fakta mengenai anjuran berbuka puasa dengan yang manis-manis.
Saat berbuka puasa tiba, umat muslim biasanya memulai dengan memakan kurma dan minum air putih, sebelum kemudian melanjutkan dengan makanan berat dan minuman lainnya.
Sebagaimana diketahui, berbuka puasa dengan yang manis-manis merupakan anjuran yang disunnahkan.
Kurma adalah salah satu jenis makanan yang dianjurkan oleh Rasulullah.
Lantas, apa sebenarnya manfaat di balik anjuran ini jika dilihat dari kacamata medis?
Berbuka puasa disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang manis-manis karena setelah berpuasa selama beberapa jam, kadar gula darah dalam tubuh dapat turun secara signifikan.
Konsumsi makanan atau minuman yang manis dapat membantu meningkatkan kadar gula darah secara cepat dan memberikan energi yang diperlukan tubuh setelah berpuasa.
Selain itu, konsumsi makanan yang manis juga dapat membantu memperbaiki suasana hati dan membantu mengurangi rasa lelah setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Makanan manis juga dapat membantu meningkatkan produksi insulin dalam tubuh, yang dapat membantu mengatur kadar gula darah secara lebih efektif.
Namun, disarankan juga untuk tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan yang manis-manis karena dapat meningkatkan penyebab kadar gula darah yang berlebihan dan memicu masalah kesehatan, seperti obesitas dan diabetes.
Berolahraga, konsumsi makanan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk menjaga kesehatan dan menjalankan ibadah puasa dengan lancar.***