PEKANBARU- Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma'ruf Amin memberikan penghargaan kepada 22 provinsi dan 334 kabupaten atau kota yang telah mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai program strategis nasional dengan mendorong terwujudnya cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wapres RI, Ma'ruf Amin dalam acara Universal Health Coverage (UHC) Awards 2023 beberapa waktu lalu, sebagai wujud apresiasi kepada pemerintah daerah.
Di Provinsi Riau, penghargaan Universal Health Coverage (UHC) berhasil diraih oleh lima kabupaten atau kota, yakni Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kuansing, dan Kota Dumai.
Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) diberikan jika 90 persen lebih penduduk di suatu daerah sudah memiliki akses Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Untuk itu, Gubernur Riau (Gubri) Symsuar mendorong agar tujuh kabupaten atau kota lainnya juga menyusul capai Universal Health Coverage (UHC) tahun ini, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
"Sekarang ada lima kabupaten atau kota yang telah Universal Health Coverage (UHC), diharapkan semua daerah di Riau ini bisa UHC. Jadi bisa dibiayai semuanya oleh pemerintah, masyarakat cukup membawa KTP saja saat berobat," ujar Gubri di Pekanbaru, Minggu (25/3/2023)
Dengan telah tercapainya Universal Health Coverage (UHC) di lima kabupaten atau kota tersebut, Syamsuar berharap fasilitas kesehatan juga harus kian optimal dalam melayani.
Kedepan, pihaknya bersama pemerintah kabupaten atau kota akan terus memastikan seluruh penduduk Provinsi Riau tetap terjamin akses layanan kesehatannya melalui program JKN-KIS.
Ditempat berbeda, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengungkapkan BPJS Kesehatan bekerja keras melakukan berbagai advokasi kepada pemerintah daerah agar seluruh penduduk di masing-masing wilayah dapat diintegrasikan dengan program JKN-KIS.
Namun, Gufron menekankan tercapainya predikat Universal Health Coverage (UHC) juga harus memastikan bahwa setiap penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang adil, merata dan bermutu, baik itu layanan promotif, preventif kuratif dan rehabilitatif.
"Untuk itu kami mendorong pemda lain untuk dapat segera mengejar cakupan kepesertaan di daerahnya dan diintegrasikan dengan program JKN-KIS. Sebab, salah satu keuntungan program JKN-KIS adalah memiliki asas portabilitas dan dapat dimanfaatkan meskipun dalam keadaan sehat. Masyarakat bisa berobat di seluruh wilayah Indonesia ketika membutuhkan. Perwakilan kantor kami di tiap kabupaten atau kota diharapkan mempermudah sinergi dengan pemda, kami sangat siap berkolaborasi dan bersama mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia," pungkas Ghufron.