Ada ada saja kelakuan turis asal Prancis akhir-akhir ini, seperti yang terjadi di Dusun Batu Bolong Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB ). Seorang turis asal Prancis berbuat onar di masjid hingga di deportasi oleh Keimigrasian Kelas 1 TPI Mataram, Sabtu (1/4/2023).
Aksi onar bule Prancis yang berumur 51 tahun ini menyakiti hati masyarakat umat muslim yang di Masjid Nurul Huda Dusun Batu Bolong Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat.
Perbuatan onar tersebut dilakukannya dengan memasuki masjid tanpa melepas alas kaki dan protes atas suara bising masjid yang tengah melakukan tadarusan di masjid.
Bule berkepala cepat ini sempat cekcok mulut dengan pengurus masjid dalam aksi yang dilakukannya pada, Sabtu (25/3/2023) dinihari.
Karena perbuatannya, turis ini diamankan oleh pihak Kantor Keimigrasian Kelas 1 TPI Mataram, Selasa (28/3/2023).
"Bule berinisial ER berumur 51 tahun ini diamankan dikediamannya yang berada di Prumahan Green Valley, Senggigi, Lombok Barat. Turis ini di deportasi melalui Bandara International Soekarno Hatta dan sempat di detensi Keimigrasian," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram Slamet Wahono dikutip dari Madiunnetwork.com, Minggu (2/4/2023).
Masih soal turis asal Prancis, di Provinsi Aceh pekan ini juga melakukan pemulangan turis dari daerah Pulau Simeulue Kabupaten Simeulue.
Bule yang diketahui bernama Rodolphe Antoine Paul berusia 42 tahun diduga mengalami gangguan jiwa.
Turis ini sempat selama 17 hari dirawat di RSUD Simeulue.
"Turis asal Prancis yang depresi dan sempat 17 hari dirawat di rumah RSUD Simeulue itu, kemarin sudah dijemput dan dipulangkan dengan pesawat udara dari pulau Simeulue" kataKepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Simeulue, Sabu Nasir, Minggu (2/4/2023) dilansir dari Infopulik.id.
Turis ini diketahui dipulangkan dengan pesawat medievac yang didampingi tim medis.
Artikel Terkait
Derai Air Mata Tuti Saat Terima Kursi Roda dari Bupati Kuansing
Pasca Ledakan Kilang Minyak, PT KPI Unit Dumai Fokus Tangani Masyarakat Terdampak
Gubri Syamsuar Berharap Riau Punya Perusahaan Riset Halal