PEKANBARU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengungkapkan saat ini pihaknya terus menggesa proses perbaikan di Jalan Suka Karya, Pekanbaru.
Kepada RiauMakmur.com, pria yang akrab disapa Edu ini menyampaikan, pihaknya sudah melakukan proses lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dalam rangka menunjuk kontraktor yang akan memperbaiki Jalan Suka Karya, Pekanbaru.
"Proses perbaikan Jalan Suka Karya, Pekanbaru itu sudah di LPSE, sedang lelang," kata Edu, Senin (3/4/2023).
Baca Juga: Hadirkan Gubernur Riau ke Tuah Karya, Ida Yulita Susanti: Kelurahan Tuah Karya Selalu Jadi Prioritas Saya
Disampaikan Edu, pihaknya tidak hanya menganggarkan dana untuk memperbaiki jalan saja, tapi juga untuk perbaikan drainase yang selama ini menjadi penyebab kerusakan jalan.
"Iya, perbaikan drainase juga ada dalam item lelang," ujarnya.
Selain Suka Karya, juga akan dilakukan perbaikan di Jalan Dahlia dan Jalan Delima. Adapun, besaran anggaran perbaikan ini memakan biaya lebih kurang sebesar Rp10 miliar. Dinas PUPR menargetkan perbaikan tiga ruas jalan dapat dilakukan sebelum lebaran Idul Fitri.
Baca Juga: Berkat Komunikasi Ida Yulita Susanti dan Gubri Syamsuar, Jalan Rusak di Cipta Karya Akhirnya Diperbaiki
Edu optimis, perbaikan jalan ini bisa terwujud dalam waktu dekat, karena pihaknya sangat memahami kondisi jalan yang memang perlu peran dari pemerintah.
"Target kita minggu depan, mudah-mudahan lancar," tambahnya.
Sebagai informasi, Jalan Suka Karya menjadi salah satu jalan yang memang membutuhkan peran dari pemerintah, sebab jalan ini memiliki mobilitas yang sangat tinggi, mengingat pemukiman penduduk yang sangat padat.
Beberapa waktu lalu, Anggota DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, melalui Gubernur Riau, Syamsuar, sudah menurunkan alat berat dari Dinas PUPR Provinsi Riau, karena desakan dari masyarakat.
"Kita sudah melakukan perbaikan sementara, mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa bertahan sampai lelang proyek tersebut tuntas. Dan jalan ini bisa dinikmati masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama," tutupnya.***