DUMAI - Setelah perbaikan fasilitas umum (fasum) berangsur selesai, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) Dumai bersama elemen Pemerintah Kota, penegak hukum, dan masyarakat lanjutkan proses perbaikan rumah warga ke tahapan verifikasi dan apraisal.
Area Manager Communication, Relations, & CSR RU Dumai, Agustiawan, menjelaskan bahwa sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, masjid, mushola, dan perkantoran yang mengalami kerusakan minor telah berangsur diselesaikan perbaikannya.
Baca Juga: Kasus Ledakan Kilang Minyak, Petinggi Pertamina Dumai Diperiksa Polda Riau
“Dari report hari ini, Minggu (9/4/2023), tercatat 14 fasum telah selesai pekerjaan perbaikannya, sedangkan 2 fasum lainnya dalam tahap pengerjaan,” jelasnya.
Dari hasil pendataan yang telah dilakukan sebelumnya, tercatat total 16 fasum yang mengalami kerusakan, dengan rincian 6 fasum di Kelurahan Tanjung Palas, 6 fasum di Kelurahan Jaya Mukti, 2 fasum di Kelurahan Buluh Kasap, serta 2 fasum di Kelurahan Teluk Binjai.
Fasum yang mengalami kerusakan minor diantaranya SMP 14, SD 021, SDN 09, Masjid Al-Qiyam, Masjid Al Mauluddaras, PAUD Gemilang, Masjid Jamiatul Muslim, Mushola Al Mansur, TK Prabumulih, Posyandu Kaswari, Masjid Darussalam, TK Cendekia, SMAN 2, Kodim 0320, RSUD, serta Kantor Dinas Perdagangan.
Baca Juga: Pasca Ledakan Kilang Minyak, PT KPI Unit Dumai Fokus Tangani Masyarakat Terdampak
Sedangkan dari hasil pendataan terhadap kerusakan rumah warga, sebanyak 546 rumah di Kelurahan Tanjung Palas, 109 rumah di Kelurahan Jaya Mukti, 6 rumah di Kelurahan Teluk Binjai, dan 3 rumah di Kelurahan Buluh Kasap tercatat mengalami kerusakan minor seperti dinding retak, kaca pecah, dan kerusakan pada plafon.
“Jumlah tersebut merupakan jumlah yang disepakati bersama antara PT KPI RU Dumai, Lurah, LPMK, Camat, Tokoh Masyarakat, Kejari Dumai, Kodim 0320, serta Polres Dumai, dan telah dituangkan dalam berita acara bersama,” terang Agustiawan.
Saat ini, proses verifikasi dan apraisal tengah dilakukan oleh tim verifikasi yang terdiri dari pihak yang bersepakat serta melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik yang ditunjuk untuk menentukan kebenaran serta kategori kerusakan. Kegiatan ini akan berlanjut hingga seminggu ke depan.
Baca Juga: Pertamina akan Data Rumah Warga yang Rusak Akibat Kebakaran Kilang Minyak Dumai
Adapun tata cara penggantian atas kerusakan akan dikelola sendiri oleh masyarakat dengan nilai yang akan ditentukan dan disepakati bersama dari proses verifikasi dan apraisal.
“PT KPI RU Dumai berkomitmen untuk menyelesaikan semua prosesnya hingga tuntas sesuai dengan yang telah disepakati bersama,” pungkas Agustiawan. ***
Artikel Terkait
Warga Dumai Geger Suara Ledakan dan Getaran Kuat hingga Merusak Atap Rumah, Diduga Kilang Pertamina Meledak
Kilang Minyak Dumai Dikabarkan Kebakaran, Masyarakat Dengar Dentuman Keras
Kilang Minyak Dumai Meledak dan Sebabkan Atap Rumah Warga Rusak, Ini Penjelasan Pertamina
Kilang Minyak Dumai Kebakaran, Ini Sejarah Kilang Dumai dan Rentetan Insidennya
Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai, 5 Orang di Ruang Operator Luka-luka
Tidak Ada Korban Jiwa di Kebakaran Kilang Dumai, Pertamina: Korban Luka Serpihan Kaca, Sudah Kembali ke Rumah
Pasca Kebakaran Kilang Minyak, PT KPI RU Dumai Lanjutkan ke Proses Recovery
Pertamina akan Data Rumah Warga yang Rusak Akibat Kebakaran Kilang Minyak Dumai
Pertamina dan Kepolisian Lakukan Investigasi Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Dumai
Tinjau Lokasi Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai, Ini Instruksi Kapolda Riau Irjen Iqbal
Kebocoran Hidrogen di Pipa Suction Discharge Area Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai
Pasca Ledakan Kilang Minyak, PT KPI Unit Dumai Fokus Tangani Masyarakat Terdampak
Direksi Pertamina Pantau Langsung Recovery Kilang Minyak PT KPI RU Dumai
SKK Migas Pastikan Kegiatan Lifting Minyak untuk Kilang Dumai Aman dan Lancar
Kasus Ledakan Kilang Minyak, Petinggi Pertamina Dumai Diperiksa Polda Riau