Kritikan Bima Soal Lampung Tak Maju-Maju Beri Efek Positif untuk Kabupaten Pringsewu

photo author
Nova Aina, Riau Makmur
- Sabtu, 15 April 2023 | 11:54 WIB
Bima, pemuda asal Lampung yang kritik Lampung tak maju-maju (Ig : awbimax)
Bima, pemuda asal Lampung yang kritik Lampung tak maju-maju (Ig : awbimax)

LAMPUNG- Bima Yudho Saputro, pelajar Indonesia yang saat ini mengenyam pendidikan di Australia tengah hangat diperbincangkan, usai ia memposting video pendapatnya tentang Lampung tak maju-maju.

Usai videonya mengkritik soal Lampung tak maju-maju, Bima dilaporkan ke polisi oleh seorang advokat dan penasehat hukum, Ghinda Ansori ke Polda Lampung atas dugaan penyebaran konten hoax.

Bahkan, atas viralnya video kritikan Lampung tak maju-maju tersebut, orang tua Bima yang merupakan PNS pun terseret dan dipanggil oleh Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo.

"Bokap gue kan PNS, PNS biasa sebenarnya, golongan III. Hari ini bokap gue dipanggil oleh Bupati Lampung Timur. Ada juga polisi dari kecamatan gue datang, kayak profiling gitu, minta ijazah SD, SMP, SMA dan rekening gue semuanya, all data. Bahkan konyolnya bokap gue dibilang sama bupati gak bisa mendidik anak, salah mendidik anak. Intinya gue gak boleh mengkritik Lampung," kata Bima dalam unggahan video nya, Jumat (15/4/2023).

Ada beberapa kritikan yang disampaikan dalam video viral Bima soal Lampung tak maju-maju, mulai dari indrastruktur jalan hingga pendidikan.

Usai viralnya video kritikan Bima tersebut, terlihat warganet membagikan video yang memperlihatkan alat berat sedang bekerja memperbaiki jalan dan mengaspal jalan.

Dalam unggahan video tersebut, warga net mengucapkan terimakasih atas kritikan Bima yang dinilai telah memberikan dampak positif pada jalan di Lampung.

"Terimakasih Bima, gara-gara kamu Pringsewu dibenerin, jalannya nih. Makasih ya Bima ya, baik-baik kamu di Australia," ujar warga net yang memperlihatkan postingan perbaikan jalan di Pringsewu Lampun.

Komentat warga net
Komentat warga net


Warga net lainnya turut meramaikan dan mengatakan "Harus viral dulu, baru kerja. Penyampaian aspirasi rakyat baru didengar kalau viral, udah keburu malu kan tuh baru diekerjain dan yang diviral-in fakta pula. Mantab".

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nova Aina

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X