Festival Lampu Colok di Kota Pekanbaru: Mempertahankan Khazanah Budaya Melayu dan Membangun Gotong Royong

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 18 April 2023 | 23:38 WIB
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun saat menghidupkan api di Festival lampu colok.
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun saat menghidupkan api di Festival lampu colok.

PEKANBARU - Festival Lampu Colok diharapkan dapat menghidupkan kembali nilai gotong-royong pada tradisi ini untuk membangun Kota Pekanbaru.

Demikian disampaikan oleh Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, usai membuka Festival Lampu Colok Kota dengan menghidupkan 3.000 lampu colok membentuk miniatur masjid di Halaman Kantor Camat Kulim, Pekanbaru pada Senin (17/4/2023) kemarin.

Muflihun menyatakan bahwa lampu colok merupakan Khazanah Budaya Melayu dari masa lalu di mana masyarakat Pekanbaru menggunakan lampu colok sebagai penerangan jalan saat bulan Ramadan.

Khazanah Budaya Melayu, Festival Lampu Colok ini biasanya dilaksanakan pada malam 27 Ramadan atau sering disebut malam 7 likur jelang hari raya Idul Fitri.

Baca Juga: Jelang 1 Tahun Muflihun Menjabat, Pekanbaru Bertabur Penghargaan, Ini Daftarnya

"Dari Khazanah Budaya Melayu ini kita bisa mengambil pesan dan nilai-nilai gotong-royong yang terkandung di dalam festival lampu colok tersebut. Tradisi ini mengingatkan kita bahwa untuk membangun Kota Pekanbaru, kita juga harus bergandeng tangan saling membantu dan gotong-royong," kata Muflihun.

Menurutnya dengan saling bekerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait, maka cita-cita untuk memajukan Kota Pekanbaru dapat segera terwujud.

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun.
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun.

"Dengan saling bekerja sama antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak, hal ini dapat mempercepat pembangunan kota dan meningkatkan kesejahteraan bersama," imbuhnya.

Kini, lampu colok telah menjadi tradisi yang membudaya di masyarakat dengan berbagai model yang menarik perhatian masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan api yang dihidupkan, agar tetap aman.

Baca Juga: DPP IPP Dukung Muflihun Jadi Pj Wali Kota Pekanbaru Lagi

Festival Lampu Colok di Kota Pekanbaru merupakan acara yang sangat bermakna dan sarat nilai-nilai positif. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari budaya masyarakat Pekanbaru.

"Jika dulunya hanya berbentuk sebatang buluh yang di potong-potong lalu ditanam sepanjang jalan. Saat ini lampu colok dibuat berbagai model. Sehingga memancing animo masyarakat untuk menyaksikannya. Semoga budaya ini tetap bersinar tak hilang ditelan zaman," kata Muflihun. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X