Setelah sebelumnya terdapat 2 kasus Covid-19 varian Arcturus di Indonesia, kini ada 5 kasus tambahan sehingga totalnya mencapai 7 orang.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Mohammad Syahril, Senin (17/4/2023). Menurut keterangannya, 5 kasus tersebut berasal dari dua daerah berbeda, yaitu 2 dari Surabaya dan 3 dari Jakarta.
"Semua pasien sudah sembuh, ada 5 kasus 2 dari Surabaya 3 ada di Jakarta. Alhamdulillah semuanya membaik dengan gejala yang ringan," kata dr Syahril.
Baca Juga: Awas, Ini Ciri-ciri Gangguan pada Mata Akibat Covid-19 Varian Arcturus
Ia juga menjelaskan, bahwa Covid-19 varian Arcturus masih dalam status pengawasan. Meskipun beberapa negara terjadi kenaikan kasus, namun angka kematiannya belum melebihi batas yang ditetapkan WHO.
"Jadi ini parameter-parameter walaupun terjadi kenaikan tapi masih menunjukkan angka-angka di bawah standar WHO itu masih stabil. Ini menjadi catatan kita semua sebagaimana peringatan WHO bahwasanya pandemi masih ada dan kemungkinan akan terjadi kenaikan kasus karena sumber varian baru," jelasnya.
Sementara itu, untuk pencegahan yang lebih lanjut, pihaknya meminta agar masyarakat tetap waspada dan tetap menggunakan masker.
Artikel Terkait
Varian Covid Arcturus Sudah Masuk Indonesia, Gejalanya Mata Merah dan Belekan
Covid-19 di Indonesia Naik Lagi, Tembus Hingga 1.000 Kasus Per Hari
Varian Baru Covid-19 Arcturus Serang Anak-Anak, Kasus Tertinggi Terjadi di Negara Ini
Diskes Riau Masih Tunggu Arahan Resmi dari Pusat Terkait Penyebaran Varian Baru Covid-19 Acrturus