Presiden Jokowi: Pemerintah Berupaya Evakuasi 20 WNI Korban TPPO di Myanmar

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Jumat, 5 Mei 2023 | 09:31 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers terkait WNI korban TPPO di Myanmar. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers terkait WNI korban TPPO di Myanmar. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini pemerintah sedang berusaha untuk mengevakuasi 20 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar.

Menurut Presiden, para WNI tersebut telah tertipu menjadi korban TPPO dan dibawa ke tempat yang tidak diinginkan di Myanmar.

“Kementerian Luar Negeri sedang berkomunikasi dengan Myanmar agar WNI kita yang ada di sana. Ini kan penipuan (TPPO) dibawa ke tempat yang tidak diinginkan oleh mereka,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media di pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, pada Kamis (4/5/2023).

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Evakuasi 538 WNI dari Sudan

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan agar para WNI itu bisa segera kembali ke Tanah Air.

“Kementerian Luar Negeri, Bu Menlu, sedang berusaha untuk melakukan evakuasi. Jadi kita sedang berusaha untuk membawa, mengevakuasi mereka keluar dari Myanmar,” tandasnya.

Dari sisi pencegahan, pemerintah terus mengkampanyekan peningkatan kesadaran publik terkait modus-modus TPPO dalam kasus penipuan online.

Khusus di Myanmar selama periode 2020-2023, KBRI Yangon telah mencatat sebanyak 203 laporan dari WNI yang mengalami permasalahan di wilayah tersebut. Permasalahan yang banyak terjadi terutama terkait indikasi atau dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X