Polisi Selidiki Kasus Pengusaha Sawit Tewas di Hotel Pekanbaru, Diduga Serangan Jantung?

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 9 Mei 2023 | 10:09 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di Kamar Hotel Furaya.
Polisi saat melakukan olah TKP di Kamar Hotel Furaya.

Penyidik dari Kepolisian Resort Kota Pekanbaru sedang melakukan penyelidikan atas kematian EW (49), seorang pengusaha kelapa sawit yang berasal dari Medan. EW, pengusaha sawit tewas di hotel bintang di Kota Pekanbaru pada Kamis (4/5/2023) malam yang lalu. Saat ini, dugaan sementara menyebutkan bahwa korban meninggal akibat serangan jantung.

"Dugaan sementara korban (pengusaha sawit tewas di hotel, red) meninggal karena serangan jantung. Tapi kita masih membutuhkan bukti kuat dari rekam medis," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan Senin (8/5/2023).

Ternyata sebelum tewas di hotel, EW sempat melakukan karaoke di KTV Hotel Furaya Pekanbaru. Dugaan awal menyatakan bahwa kematian pengusaha kaya tersebut tidak wajar.

"Benar, korban diduga meninggal dunia secara tidak wajar berinisial EW," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Nandang Mukmin Wijaya.

Dijelaskan Nandang, awalnya EW masuk ke Room KTV Batavia Hotel Furaya Pekanbaru, sekitar pukul 18.18 WIB. "Setelah dari KTV, korban bersama temannya masuk ke kamar nomor 568," lanjutnya.

Sekitar pukul 22.00 WIB, korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam kamar hotelnya. Teman korban yang berada di kamar tersebut kemudian memanggil petugas kamar untuk meminta pertolongan. Petugas kamar kemudian membawa korban ke rumah sakit.

"Di dalam kamar 568, korban sudah terbaring dengan posisi terlentang di lantai dengan menggunakan pakaian celana. Kemudian saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah dinyatakan meninggal dunia," papar Nandang.

Polresta Pekanbaru saat ini masih terus menyelidiki kematian EW. Hal ini dikarenakan ketika pihak kepolisian mencari di dua yayasan rumah duka warga Tionghoa di Pekanbaru, tidak ada satupun yayasan yang menerima jenazah dengan nama EW.

"Sedang diselidiki penyebab kematian korban," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga korban sebelumnya telah mengonsumsi minuman beralkohol di Room KTV dan kemudian menuju ke kamar 568 untuk beristirahat. Selain itu, terdapat informasi yang mengindikasikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan asam lambung akut. Namun, penyebab pasti dari kematian korban masih sedang dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Rekomendasi

Terkini

X