RIAUMAKMUR.COM - Sebanyak 47 desa energi berdikari berhasil dibangun PT Pertamina sepanjang tahun 2022.
Dengan hadirnya puluhan desa energi berdikari, PT Pertamina pun turut memboyong penghargaan dalam CSR Award 2023.
Desa energi berdikari yang dibangun Pertamina adalah desa yang menawarkan solusi energi baru dan terbarukan (EBT) untuk masyarakat dalam tantangan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
Energi bersih, seperti surya, biogas, mikrohidro, biodiesel, dan angin adalah contoh transisi energi yang dipraktikkan langsung di 47 desa energi berdikari.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan program desa energi berdikari memberikan akses EBT sebagai solusi dan tantangan kebutuhan energi yang kian meningkat. Seluruhnya diimplementasikan bersama oleh masyarakat.
"Sebanyak 47 desa energi berdikari pada 2022 memberi manfaat pada 2.750 kepala keluarga," kata Fadjar melalui press release, Minggu (4/6).
Desa energi berdikari berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat hingga melampaui Rp 1,8 miliar per tahun dan berkontribusi menurunkan emisi sebesar 530 ribu ton karbon dioksida atau CO2 equivalent total reduksi emisi karbon per tahun.
Total energi yang dihasilkan dalam program ini berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 110 ribu Wp, pembangkit listrik tenaga hybrid dari matahari dan angin sebesar 16.200 Wp, gas metana dan biogas 605 ribu meter kubik per tahun, mikrohidro setara delapan ribu watt serta biodiesel 6.500 liter per tahun.
Pertamina berperan sentral menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang perubahan iklim dan optimalisasi energi terbarukan bersumber daya lokal.
Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian pembangunan berkelanjutan.***