RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan telah sukses menggelar festival film pendek melayu Riau, mengusung tema "Warisan Budaya Takbeda Provinsi Riau".
Sementara, sub temanya dapat mengacu pada 64 objek WBTB Provinsi Riau yang telah di tetapkan menjadi WBTB Indonesia.
Dikatakan, Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen, acara ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya yang ada di bumi lancang kuning. Oleh karna itu syarat peserta yang ikut dalam lomba ini di mulai dari usia 18 s/d 45 tahun.
“Tujuan dari kegiatan ini tentu saja untuk melestarikan warisan budaya tak benda yang ada di Provinsi Riau. Makanya mulai dari generasi muda yang berusia 18 tahun, sampai umur 45 tahun bisa mengikuti lomba festival film pendek ini,” katanya di Pekanbaru, Kamis (27/07/2023).
Pria yang akrab disapa Atuk Yos tersebut, menjelaskan Disbud Provinsi Riau sudah melakukan pemutaran film-film terpilih di Taman Budaya, Kota Pekanbaru. Karya yang ditayangkan itu telah melalui tahap seleksi dan penilaian dari dewan juri.
“Kami sudah melakukan pemutaran film pada hari Senin (25/7/2023) di Gedung Edi Ruslan Pe Amanriza Taman Budaya. Dari 15 karya ditayangkan, terdapat 6 nominasi pemenang yang sesuai dengan penilaian dewan juri,” jelas Atuk Yos.
Diungkapkan, film yang dilombakan sesuai tema dan berbentuk fiksi serta bersifat orisinil. Lebih lanjut, sebanyak 15 kelompok peserta yang mengikuti festival film pendek ini merupakan asli anak-anak Riau.
“Ada berbagai syarat dan ketentuan, salah satunya itu film harus seduai dengan tema. Tentunya untuk mengetahui tema dari 64 WBTB kita ini, pasti anak-anak asli Riau lah yang lebih paham. 15 kelompok itu semua dari Kabupaten/kota se-Riau.” ungkapnya.
- Baca Juga: Gubernur Riau Lakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Usman, Ketua RT: Terima Kasih Pak Syamsuar
Adapun daftar pemenang Festival Film Pendek Melayu Riau 2023, yaitu :
Juara 1, Syamsul Bahri, judul karya Tabuh di Hutan Tabuh.
Juara 2, Rofi Adi Syabanto, judul karya Kelana Maya.
Juara 3, Project Besame, judul karya Sangkak-The Journey to Gendong.
Harapan 1, M Syahren, judul karya Kasih Sekejap.
Harapan 2, Saipul Rizan, judul karya Serentak Cermin.
Artikel Terkait
Gegerkan Warga, Jasad Bayi Tergeletak di Parit Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru
Atlet Popnas 2023 Riau Mulai Pemusatan Latihan
Resmikan Tajak Sumur Gulamo Eksplorasi Migas Non Konvesional, Ini Pesan Gubri Syamsuar
Kolaborasi Pertamina Patra Niaga Dengan Masyarakat, Usung Kampung Pangan Madani dan Ekowisata Pulau Semut di P
KPK Kembali Gelar Survei Penilaian Integritas
Japan Open 2023: 2 Ganda Putra Indonesia ke Perempat Final
Populer di Luar Negeri, Rating Drama Fireworks of My Heart di Douban Malah Anjlok, Mengapa?
150 UMKM Bakal Ramaikan Puncak Gernas BBI dan BBWI di Pekanbaru
Pendapatan Negara dari Riau Tembus Rp12,76 Triliun pada Semester I 2023
150 UMKM Hadir di Gernas BBI dan BBWI, Bakal Pecahkan Rekor MURI Produksi Mi Sagu Goreng