RIAUMAKMUR.COM - Sebagaimana yang kita lihat, putri malu merupakan tanaman yang cukup unik. Itu karena ketika daunnya disentuh, maka daun tersebut akan menguncup.
Putri malu atau Mimosa pudica merupakan perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/layu dengan sendirinya saat disentuh.
Melansir Tempo.co dari Britannica, menguncupnya daun putri malu ketika disentuk karena adanya rangsangan yang disebut nasti.
Baca Juga: NTP Riau Naik Jadi 148,31 pada Juli 2023
Hal tersebut menyebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor atau kekakuan pada tangkai daun putri malu.
Responsnya yang luar biasa cepat terhadap sentuhan disebabkan pelepasan air yang cepat dari sel-sel khusus yang terletak di pangkal selebaran dan tangkai daun. Setelah disentuh, biasanya daunnya akan terbuka kembali dalam beberapa menit.
Selain responsnya terhadap rangsangan fisik, daun putri malu juga terkulai pada saat gelap di malam hari dan terbuka kembali saat siang hari. Fenomena ini dikenal sebagai gerakan nyctinastic.
Baca Juga: PLN Ikut Sukseskan Gelaran Harvesting GERNAS BBI BBWI Tahun 2023 di Riau
Putri malu memiliki umbi bulat berwarna merah muda atau putih dengan daun hijau yang menutup setiap kali disentuh. Baik itu karena sentuhan manusia, serangga, atau hanya hembusan angin kencang yang bertiup sedikit terlalu keras ke tanaman.
Setiap kali ada sesuatu yang bersentuhan dengan tanaman putri malu, daunnya menyatu dan saling tumpang tindih saat mereka mulai memeluk batang tanaman. Begitulah cara putri malu melindungi dirinya sendiri.