Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja Ke Empat Negara di Afrika

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Senin, 21 Agustus 2023 | 10:17 WIB
Presiden Jokowi bertolak dari Bandara Internasional Kualanamu, Sumut menuju Afrika, Minggu (20/08/2023).  (BPMI Setpres)
Presiden Jokowi bertolak dari Bandara Internasional Kualanamu, Sumut menuju Afrika, Minggu (20/08/2023). (BPMI Setpres)

RIAUMAKMUR.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Afrika, Minggu (20/08/2023), guna melakukan kunjungan kerja ke empat negara di kawasan tersebut. Kunjungan ini merupakan lawatan pertamanya ke Afrika sebagai presiden Jokowi.

“Kami akan berkunjung ke empat negara, yaitu ke Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan, dan ini merupakan kunjungan pertama saya sebagai presiden ke kawasan Afrika,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangan persnya sebelum keberangkatan di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Presiden Jokowi mengatakan, indonesia dan Afrika memiliki hubungan historis yang panjang karena Indonesia adalah penggagas dan tuan rumah Konferensi Asia-Afrika (KAA) di tahun 1955. Selain itu, Indonesia juga berperan penting dalam melahirkan Gerakan Nonblok.

“Spirit Bandung inilah yang akan saya bawa dalam kunjungan ke Afrika dengan memperkokoh solidaritas dan kerja sama di antara negara-negara the Global South,” ujarnya.

Terkait negara yang akan dikunjungi, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Kenya dan Tanzania telah menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia.

“Kenya dan Tanzania telah membuka kedutaan besarnya di Jakarta tahun yang lalu. Ini merupakan komitmen kedua negara tersebut untuk terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan Mozambik, menurut Presiden Jokowi merupakan negara Afrika pertama yang memiliki preferential trade agreement (PTA) dengan Indonesia.

Sementara kunjungan ke Afrika Selatan, lanjut Presiden, adalah untuk memenuhi undangan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2023.

“Ttentunya, di sela-sela KTT BRICS akan dilakukan berbagai pertemuan bilateral dengan kepala-kepala negara yang lainnya,” imbuhnya.

Presiden dan rombongan dijawdalkan untuk tiba di Indonesia pada tanggal 25 Agustus mendatang.

“Insyaallah saya dan rombongan akan tiba kembali di tanah air tanggal 25 Agustus,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi saat memberikan pernyataan yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, serta Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X