RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy, mengatakan bahwa Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) berperan aktif dalam peningkatan kuantitas dan kualitas perwujudan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Riau, serta berupaya mencari solusi untuk terciptanya produk halal dari para pebisnis syariah di Bumi Melayu Lancang Kuning.
Riau, kata Masrul, merupakan provinsi yang strategis dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Tidak hanya berpenduduk mayoritas Islam, Riau juga memiliki letak strategis yang bagus, sebab berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.
- Asisten I Baca Juga: Masrul Kasmy: UMKM Memiliki Kontribusi Signifikan Bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
"KDEKS berperan aktif dalam peningkatan kuantitas dan kualitas perwujudan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Riau," ujar Masrul Kasmy di Pekanbaru, Rabu (23/08/2023).
Masrul menyebutkan ada beberapa alasan Riau sangat berpotensi dalam pengembangan ekonomi dan keuanga Syariah, bahkan memiliki peluang untuk masuk pasar dunia.
Hubungan baik yang sudah terjalin sejak zaman sebelum kemerdakaan antara Provinsi Riau dengan negara Malaysia dan Singapura diberi tajuk SIJORI (Singapura, Johor, Riau), sebut Masrul Kasmy, menjadi alasan kuat untuk meningkatkan perdagangan dan ekonomi pada kawasan semenanjung Selat Malaka.
Peluang ekspor produk halal di Provinsi Riau terbuka juga pada Kawasan Timur Tengah khususnya Negara Arab Saudi yang membutuhkan pelayanan bagi jamaah haji dan umroh, hingga produk ikan air tawar.
"Produk ikan air tawan ini khususnya ikan patin di Provinsi Riau berpotensi sebagai produk halal ekspor," jelasnya
Masrul Kasmy mengungkapkan bahwa pemerintah bersinergi untuk membuka dan memperluas jangkauan pemasaran produk muslim di Provinsi Riau. Selain itu juga mendorong pertumbuhan Industri Kecil dan Menengah (IKM) produk muslim, memperkuat citra Riau sebagai pemain penting dalam industri halal, serta mendukung upaya Indonesia untuk menjadi produsen produk halal terbesar di dunia. ***
Artikel Terkait
Harvesting BBI dan BBWI Pacu Ekonomi UMKM Riau
Kepala DLHK Riau: Kontrak Swakelola Tipe IV antara BRGM dan Pokmas Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pulau Padang
Ekonomi Riau Triwulan II 2023 Tumbuh 4,88 Persen
Industri Manufaktur Masih Menjadi Pemberi Kontribusi Terbesar Ekonomi Nasional
Kado HUT ke 66 Provinsi Riau, Ekonomi Riau Tumbuh Sebesar 4,88 Persen
Berhasil Tingkatkan Investasi Riau dan Ekonomi Tumbuh, Menteri Bahlil Lahadalia Apresiasi Gubri Syamsuar
Kepala Kanwil DJKN RSK : Saat ini Momen Terbaik Bahu Membahu Pulihkan Ekonomi Melalui UMKM
Merdekakan Ekonomi Masyarakat, Ida Yulita Susanti Gelar Senam Sehat di CFD, Diikuti Seribuan Orang
BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital di Riau Lewat Festival QREN Pekan QRIS Nasional
Masrul Kasmy: UMKM Memiliki Kontribusi Signifikan Bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia