Jepang Lepas Limbah Nuklir ke Laut, Indonesia Baru Mulai Kajian Dampak, Sementara Tetangga Sudah Ambil Sikap

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Selasa, 29 Agustus 2023 | 06:22 WIB
Pro dan Kontra Kebijakan Pembuangan Limbah Nuklir di Jepang ! Begini Tanggapan Para Ilmuwan (Pexels.com / Rohi Bernard Codillo)
Pro dan Kontra Kebijakan Pembuangan Limbah Nuklir di Jepang ! Begini Tanggapan Para Ilmuwan (Pexels.com / Rohi Bernard Codillo)

RIAUMAKMUR.COM - Negara-negara dunia sudah heboh menyampaikan sikap terkait pelepasan limbah nuklir Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Jepang ke laut, pemerintah Indonesia malah masih bersikap santai menentukan sikap.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI hingga, Senin (28/8/2023) mengaku sedang mengkaji dampak limbah nuklir Fukushima terhadap komoditas perikanan.

Negara Jepang pada Kamis (24/8/2023) secara bertahap telah melepas limbah radioaktif ini ke Samudera Pasifik yang perairannya terhubung langsung ke perairan disekitar negara Indonesia.

Baca Juga: Desa Wisata Bukit Batu Bengkalis Jadi Juara 4 ADWI 2023 dan Anugerah MURI Kejayaan Laut Terluas

Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Machmud mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan laporan kajiannya.

Sementara itu, negara-negara tetangga Indonesia di kawasan ASEAN sudah lebih dulu memberi reaksi terhadap langkah Jepang tersebut.

Negara Singapura telah lebih dulu memberi reaksi langkah yang diambil Jepang. Lewat lembaga yang mengatur soal pangan di negara tersebut, Singapura akan terus memantau impor makanan dari Jepang untuk memastikan bahwa Jepang mematuhi persyaratan keamanan pangan Singapura.

Baca Juga: Indy Barends Beri Pesan Keras ke Indra Bekti Yang Rujuk Dengan Aldila Jelita

Pernyataan ini berkaitan dengan ekspor produk bahari dari Jepang yang masuk ke Singapura.

Sedangkan pemerintah Malaysia dikutip dari The Star, Penasihat Khusus Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Kelvin Yii menyebutkan, akan melakukan upaya penanganan masalah ini seperti saat terjadinya bencana di PLTN Fukushima tahun 2011.

Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia akan mengambil tindakan tegas untuk memastikan keamanan pangan dari Jepang.

Baca Juga: Masyarakat Perlu Teliti Memilih, Ada Sejumlah Mantan Koruptor Nyaleg di Pemilu 2024

Melalui Kementerian Kesehatan, impor pangan 'berisiko tinggi' dari Jepang akan menjalani pemeriksaan (pengawasan) Level 4.

Pemeriksaan level 4 berarti akan dilakukan penyaringan produk guna mencegah adanya pencemaran radioaktif pada produk.

Kebijakan ini akan membuat produk pangan Jepang tersaring sangat ketat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X