RIAUMAKMUR.COM - Negara-negara dunia sudah heboh menyampaikan sikap terkait pelepasan limbah nuklir Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Jepang ke laut, pemerintah Indonesia malah masih bersikap santai menentukan sikap.
Kementerian Kelautan dan Perikanan RI hingga, Senin (28/8/2023) mengaku sedang mengkaji dampak limbah nuklir Fukushima terhadap komoditas perikanan.
Negara Jepang pada Kamis (24/8/2023) secara bertahap telah melepas limbah radioaktif ini ke Samudera Pasifik yang perairannya terhubung langsung ke perairan disekitar negara Indonesia.
Baca Juga: Desa Wisata Bukit Batu Bengkalis Jadi Juara 4 ADWI 2023 dan Anugerah MURI Kejayaan Laut Terluas
Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Machmud mengatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan laporan kajiannya.
Sementara itu, negara-negara tetangga Indonesia di kawasan ASEAN sudah lebih dulu memberi reaksi terhadap langkah Jepang tersebut.
Negara Singapura telah lebih dulu memberi reaksi langkah yang diambil Jepang. Lewat lembaga yang mengatur soal pangan di negara tersebut, Singapura akan terus memantau impor makanan dari Jepang untuk memastikan bahwa Jepang mematuhi persyaratan keamanan pangan Singapura.
Baca Juga: Indy Barends Beri Pesan Keras ke Indra Bekti Yang Rujuk Dengan Aldila Jelita
Pernyataan ini berkaitan dengan ekspor produk bahari dari Jepang yang masuk ke Singapura.
Sedangkan pemerintah Malaysia dikutip dari The Star, Penasihat Khusus Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Kelvin Yii menyebutkan, akan melakukan upaya penanganan masalah ini seperti saat terjadinya bencana di PLTN Fukushima tahun 2011.
Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia akan mengambil tindakan tegas untuk memastikan keamanan pangan dari Jepang.
Baca Juga: Masyarakat Perlu Teliti Memilih, Ada Sejumlah Mantan Koruptor Nyaleg di Pemilu 2024
Melalui Kementerian Kesehatan, impor pangan 'berisiko tinggi' dari Jepang akan menjalani pemeriksaan (pengawasan) Level 4.
Pemeriksaan level 4 berarti akan dilakukan penyaringan produk guna mencegah adanya pencemaran radioaktif pada produk.
Kebijakan ini akan membuat produk pangan Jepang tersaring sangat ketat.
Artikel Terkait
Dominasi Podium ARRC Jepang , Astra Honda Racing Team Semakin Tak Terbendung
Buruan ke BATIQA Hotel Pekanbaru, Ada Berbagai Hidangan Khas Jepang Dengan Harga Terjangkau
Kalah 2-3 Atas Jepang, Indonesia Runner Up Kejuaraan Asia Junior 2023
Anak Muda Indonesia Raih Prestasi Membanggakan Dengan Raih Medali dan Penghargaan di IMO ke 64 di Chiba Jepang
Wanita di Jepang Diamankan Pihak Kepolisian Karena Sering Buat Laporan, 2 Ribu Lebih Laporan Dalam 2 Tahun
Pelajar Jepang Menanam Pohon di Tahura Sultan Syarif Hasyim
32 Produk Indonesia Ikut Good Desain Award G-Mark 2023di Jepang
21 Putra Putri Riau yang Magang ke Jepang Tinggal Ikuti Seleksi Ini
21 Orang Pemuda Riau Ikuti Seleksi Akhir Magang Ke Jepang
Mahasiswa Pertukaran Pelajar ke Jepang Asal Indonesia Tewas di Apartemennya, Diduga Dibunuh Teman Pria Jepang