berita

Panen Perdana KUD Karya Sawitri, Gubri: Program PSR Riau Sudah 4.150 Ha

Selasa, 5 September 2023 | 15:22 WIB
Gubernur Riau Syamsuar.

RIAUMAKMUR.COM, ROHIL - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar hadir dalam acara tasyakuran Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Sawitri paket D. Kegiatan ini berlokasi di Desa Kencana, kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rohil, selasa (05/09/2023).

Dikatakan Gubri Syamsuar, panen perdana kelapa sawit rakyat KUD Karya Sawitri ini merupakan hasil dari program pemerintah yaitu peremajaan sawit rakyat (PSR).

Sehingga, suatu kebahagiaan Gubri Syamsuar bisa dapat hadir dan bertemu para petani dalam rangka untuk melakukan panen perdana kelapa sawit KUD Karya Sawitri sekaligus tasyakuran.

“Alhamdulillah kita dapat berkumpul hari ini untuk melakukan panen perdana. Kita harapkan mudah-mudahan buahnya bisa lebih besar dan lebih produktif hasilnya sehingga nanti bisa mensejahterakan masyarakat,” kata Gubri Syamsuar.

Dijelaskan, program PSR untuk kabupaten/kota se-Provinsi Riau di targetkan Pemerintah Pusat seluas 10.550 hektare (ha) pada tahun 2023.

Hingga sampai saat ini PSR di Riau sudah bisa memperoleh 4.150 ha dan itu terus masih berproses. 

“Tahun ini kita memang oleh pemerintah ditargetkan 10.000 hektare PSR-nya dan sekarang kita sudah bisa diperoleh 4.150 hektare. Untuk saat ini kemajuan dari PSR Kabupaten Rokan Hilir ini cukup tinggi di Riau,” jelasnya.

Gubri Syamsuar menerangkan, untuk tahun 2023 Kabupaten Rohil sendiri menargetkan PSR seluas 500 ha. Tetapi sekarang ini program tersebut sudah melewati targetnya yaitu terdapat 578 ha. 

“Meski sudah lewat target, kalau ada yang mau mengurus PSR kami pasti membantu. Karna sudah seharusnya sawit yang tua ini ya diremajakan,” terangnya.

Gubri Syamsuar menceritakan perjuangannya untuk melakukan peremajaan sawit saat masih duduk menjadi Bupati Siak. Disampaikannya, saat itu dirinya turun langsung ke setiap desa untuk memberikan pemahaman kepada petani maupun pemilik sawit tentang program PSR.

“Saya itu waktu masih Bupati Siak, saya turun langsung ke desa mengasih pemahaman tentang peremajaan sawit. Karna kalau sawit sudah tua itu kan tidak produktif lagi pendapatannya pas-pasan saja. Jadi kami menyambut baik, apabila ada KUD lain nanti misalnya ada ingin melakukan peremajaan silahkan saja. Nanti kami akan proses, ini juga untuk petani menikmati hasilnya lebih cepat.” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus KUD Karya Sawitri, H Paidi mengapresiasi Gubernur Syamsuar karena bisa dapat hadir berkumpul pada acara panen perdana sekaligus tasyukuran. Dirinya menambahkan, ini dapat menjadi motivasi masyarakat terhadap program peremajaan sawit.

Halaman:

Tags

Terkini