RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Adanya kabar peredaran beras sintesis di pasaran membuat masyarakat resah. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota Pekanbaru meningkatkan upaya pengawasan terhadap peredaran beras.
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, angkat suara terkait kabar beredarnya beras sintesis. Ia menyebut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru bisa koordinasi dengan lembaga perlindungan konsumen.
"Nantinya keduanya bisa aktif mengawasi dugaan perbedaan beras sintesis ini," tegasnya.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Akan Overlay Jalan Dahlia
Sampai saat ini pemerintah kota masih belum menerima informasi terkait adanya beras sintesis di pasaran. Ia mengajak masyarakat untuk ikut mencegah peredaran beras sintesis di pasaran.
"Masyarakat bisa melaporkan temuan beras sintesis itu kepada dinas terkait," paparnya.
Baca Juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Soroti Tiang dan Kabel Optik Semrawut di Jalanan
Indra menyebut bahwa pasokan komoditi beras di Kota Pekanbaru dipastikan cukup. Apalagi pasokan beras di gudang Bulog masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Pasokannya cukup, termasuk pasokan beras cadangan pemerintah juga mencukupi," jelasnya.
Baca Juga: Sekda Pekanbaru Minta OPD Maksimalkan Pengelolaan Aset
Dirinya menyebut pengawasan tidak hanya terhadap beras saja. Tapi juga terhadap komoditi bahan pangan lainnya juga harus dalam pengawasan.
"Apabila ada penyimpangan dalam peredaran komoditi pangan itu silahkan lapor ke Disperindag," pungkasnya.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Akan Overlay Jalan Dahlia
Sementara, Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin juga memastikan belum ada temuan beras sintesis. Namun pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap peredaran beras di pasaran.