berita

Rohil Siap Mulai Musim Tanam, Kebutuhan Pupuk Cukup untuk Penuhi 13.000 Hektare Lahan Padi

Selasa, 6 Februari 2024 | 01:23 WIB
Ilustrasi padi.

RIAUMAKMUR.COM -- Rokan Hilir siap menyambut musim tanam tahun 2024. Kesiapan itu juga terlihat dari ketersediaan pupuk subsidi yang diberikan pemerintah yang dinilai cukup untuk mengoptimalkan penanaman padi yang dimiliki yakni 13.000 hektare. Tahun 2024 ini, Rokan Hilir (Rohil) mendapatkan subsidi pupuk urea 610 ton dan NPK 746 ton.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir, Aldi, Jumat (2/2/2024) di Bagansiapiapi mengatakan, petani padi di Rokan Hilir kini siap meningkatkan produksi pada tahun 2024 karena berbagai dukungan yang diberikan pemerintah.

''Total pupuk bersubsidi tahun 2024, seperti pupuk urea 610 ton dan NPK 746 ton. Jumlah ini diharaplkan bisa memenuhi kebutuhan lahan padi Rohil yang memiliki luas 13 ribu hektare. Kami selalu komit untuk menjadikan Rokan Hilir selalu swasembada pangan,'' sebutnya.

Baca Juga: Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Meninggal Dunia

Selain padi, tambahnya, Rohil juga merupakan penghasil tanaman pangan lainnya seperti jagung, kacang-kacangan dan umbi-umbian, yang memiliki hamparan cukup luas di Kecamatan Pekaitan, Kubu, dan Kubu Babussalam. "Kami juga punya petani-petani tangguh budidaya talas unggu yakni di Sinaboi, sejak lama dan hingga hari ini produksi talas unggu di Sinaboi produksi cukup menjanjikan,'' tambahnya.

Sebelumnya Aldi juga menjelaskan bahwa Rokan Hilir sudah sejak puluhan tahun lalu sudah terkenal sebagai lumbung pangan Riau, tradisi itu tetap terawat hingga kini. Bahkan kesuksesan itu juga mendorong para pemilik kebun sawit untuk kembali ke tanaman pangan.

Baca Juga: Warga Meranti Pandak Terdampak Banjir, Pemerintah Salurkan 350 Paket Sembako

‘’Alhamdulillah, sampai sekarang Rohil tetap sebagai lumbung pangan khususnya padi di Riau. Semua ini berhasil karena adanya inovasi dari seluruh stakeholder tanaman pangan terutama kerja keras petani dan para penyuluh,’’ ujar Aldi di Taman Edukasi Pertanian milik dinas yang dipimpinya yang terletak di Batu Enam Bagan Punak, Bagansiapiapi.

Perkembangan pesat Rohil sebagai produsen tanaman pangan, tambahnya, terjadi saat masuknya program transmigrasi tahun 1999 yang mengubah pola pertanian di daerah tersebut.

''Rohil dikenal sebagai daerah swasembada pangan terbesar di Riau dengan hasil panen yang melimpah termasuk produksi berasnya. Bukan saja karena luasnya lahan pertanian tapi juga upaya peningkatan produktivitas yang terus dilakukan,’’ tambahnya.

Baca Juga: Bawaslu Riau Ingatkan Parpol Soal Etika dan Budaya Politik

Sebagai daerah pertanian dengan lahan yang subur, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rohil terus berinovasi menjaga bagaimana terus meningkatkan produksi hasil pertanian sebagai daerah swasembada pangan terbesar di Riau.

Aldi menyebutkan pihaknya bersinergi dengan petani-petani, petugas penyuluh di lapangan untuk terus berinovasi, bekerja keras meningkatkan hasil pertanian dan tanaman muda lainya.

‘’Kantong-kantong atau kepenghuluan dan desa yang selama ini dikenal sebagai daerah lumbung padi antaranya Kecamatan Rimba Melintang.

Halaman:

Tags

Terkini