Baca Juga: Seminar Awam Periksa Payudara Kelinis Digelar di Riau
"Kecamatan Rimba Melintang ini sejak dulu, puluhan tahun lalu jadi lumbung padi kita, penghasil pangan terbesar, lalu ada Kecamatan Kubu, Kubu Babussalam, Sinaboi, Bangko, Pekaitan dengan jumlah hamparan lahan pertanian 13.000 hektare lebih, tersebar di kecamatan - kecamatan,’’ sebut Aldi.
Aldi menambahkan terkait irigasi untuk pengairan air di sawah atau ladang di Rohil masih mempergunakan irigasi semi atau belum full karena masih bergantung dengan musim dan pompanisasi sumber air.
Baca Juga: Penyortiran dan Pelipatan Tuntas, KPU Pelalawan Mulai Distribusikan Surat Suara 10 Februari
"Hebatnya di Rohil ini banyak pemilik kebun sawit kembali menjadi petani gabah, menanam padi lagi karena costnya murah dan hasilnya menjanjikan saat panen, terkhusus di daerah yang bisa musim tanam dan musim panen dua kali setahun,’’ terang Aldi.
"Jika dikalkulasikan, menanam sawit dibandingkan menanam padi maka perbandinganya lebih besar hasil panen padi atau gabah dibandingkan sawit, termasuk pengeluaran seperti pupuk,’’ sebut Aldi.
Untuk menunjang potensi dengan lahan yang ada di seluruh Rohil, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rokan Hilir ini tetap mengoptimalkan dapat subsidi pupuk sesuai kuota dari pemerintah.
"Untuk pupuk tidak ada masalah,termasuk tenaga penyuluh dari KTNA, pihak swasta dengan swadaya, kita di Rohil ini sudah punya alat pemantau cuaca atau station water, tahun 2024 ini kita kembali dapat adalah smart planning dan digital planning,’’ ucap Aldi.
Disamping itu menurut Aldi, tahun 2023, Rohil dapat bantuan alat panen padi sebanyak 8 unit,dan ada program untuk lahan seluas 1.600 Hektare.
Usaha-usaha yang dilakukan mempertahankan Rohil sebagai lumbung padi ini pihaknya terus melobi Pemerintah Pusat melalui Dana Khusus. "Insyaallah, Dana Khusus untuk tahun 2024 ini sebesar Rp 6,8 miliar diluar bantuan alat berat belco (beco)," tambah Aldi.
Sebagai OPD yang memiliki 6 (Enam) bidang, di antaranya Bidang Pertanian, Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, Keamanan Pangan, dan Distribusi Pangan. "Kami harus bekerja keras, besenergi dengan petani dan bidang-bidang di dinas agar bisa menjaga swasembada pangan, sekarang dan masa mendatang,’’ tutup Aldi.