RIAUMAKMUR.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini tengah disibukkan dengan persiapan untuk acara Gebyar Audit Kasus Stunting (AKS) Tingkat Kabupaten Kampar.
Lewat acara ini direncanakan Kabupaten Kampar akan dijadikan Pilot Prject penanganan stunting.
Kabupaten Kampar ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan acara yang ditujukan untuk penanganan stunting lebih baik di daerah.
Baca Juga: TP PKK Kampar Launching Program Intervensi Pemenuhan Gizi Lewat Bapak Asuh Anak Stunting
Program ini juga jadi bagian dari program BKKBN nasional.
Diagendakan acara ini terlaksana pada 27 Februari 2024.
“Audit stunting merupakan upaya identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya, khususnya sebagai penapisan kasus-kasus yang sulit termasuk mengatasi masalah mendasar pada kelompok sasaran audit berisiko stunting, yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui/nifas dan baduta/balita.”ucap Ricana Djayanti, Pj Ketua TP PKK Kampar, Kamis (15/2/2024).
Sasaran dari kegiatan AKS ini yaitu Ibu Hamil, Anak Stunting, Ibu Pasca Melahirkan, Calon Pengantin dan Remaja Putri demi menurunkan stunting di Kampar ini, karena stunting merupakan pola asuh orang tua dalam merawat anak.
Pj Ketua TP-PKK Kampar menjelaskan bahwa Kegiatan Gebyar AKS ini akan dilaksanakan di Kabupaten Kampar dengan terpusat di Kecamatan Tambang pada 27 Februari 2024 mendatang.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Foolish One - Taylor Swift
"Dasar dari kegiatan ini yaitu Perpres 72/2021 Pasal 8 Rencana aksi nasional Percepatan Penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas yang paling sedikit mencakup antara lain audit kasus stunting dengan melakukan sedikitnya 5 (lima) skema pendekatan berbasis keluarga risiko, termasuk didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan Stunting." Tutup Ricana.(adv)