berita

Imunisasi Kejar untuk Lengkapi Imunisasi Rutin Anak

Selasa, 19 Maret 2024 | 19:04 WIB
Imunisasi Kejar untuk Lengkapi Imunisasi Rutin Anak

RIAUMAKMUR.COM-Ketua Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Hartono Gunardi menekankan perlunya imunisasi kejar untuk melengkapi imunisasi yang tertunda pada anak-anak.

Pada pelaksanaanya, imunisasi kejar bisa dilakukan dalam dua cara yakni memberikan imunisasi tanpa harus diulang dari awal atau melakukan program suntikan ganda yang telah terbukti aman dan efektif.

“Tidak ada imunisasi yang hangus, jadi yang belum dapat tinggal dilanjutkan saja,” kata Prof Hartono melalui keterangan resminya Selasa (19/3/2024).

Baca Juga: Kemenkes Lakukan Penguatan Strategi Imunisasi Rutin

Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) Prof Hindra Irawan Satari menegaskan Indonesia telah memiliki pengalaman panjang dalam melakukan program imunisasi pada anak, yaitu 450 juta suntikan imunisasi terhadap lima juta anak yang lahir setiap tahunnya.

“Kita telah melakukan imunisasi, bukan lagi ribuan atau puluhan ribu, tapi jutaan, tingkat pelaporan efeknya masih rendah dibanding negara lain. Artinya, imunisasi itu aman,” kata Prof Hindra.

Lanjutnya, keamanan ini tidak hanya terjadi pada suntikan tunggal, tetapi juga suntikan ganda. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan angka kejadian KIPI atau reaksi samping pasca-imunisasi yang signifikan.

Baca Juga: Kemenkes Dukung Penanganan Darurat Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Pesisir Selatan

“KIPI memang ada, ada yang serius ada juga yang ringan tapi jumlahnya sangat rendah,” kata Prof Hindra. ***

Tags

Terkini