berita

Kunci Keberlangsungan Peternakan, Pemkab Janji Jaga Stabilitas Harga Jagung Pascapanen

Kamis, 13 Juni 2024 | 09:00 WIB
Bupati : Demak Salah Satu Sentral Penghasil Jagung di Jawa Tengah

RIAUMAKMUR.COM – Bupati Demak Eisti’anah bersama petani memanen jagung di Desa Sidorejo Kecamatan Karangawen yang merupakan hasil upaya khusus (upsus) peningkatan produksi padi dan jagung, Rabu (12/6/2024). Bupati menyampaikan jagung berperan penting terhadap keberlangsungan usaha peternakan.

”Jagung merupakan komponen penting karena berkontribusi hingga 50 persen dalam formulasi pakan ternak, sehingga ketersediaan jagung sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha peternakan,” kata Eisti.

Karenanya Eisti meminta para petani jagung dapat terus menyuplai kebutuhan jagung, baik di wilayah Kabupaten Demak maupun Kabupaten lain. Apalagi, lanjutnya Kabupaten Demak menjadi salah satu sentral penghasil jagung di Jawa Tengah.

Baca Juga: Menepis Keraguan dan Ketakutan Terdalam pada Mobil Listrik

Namun diakuinya, ada sejumlah kendala yang selalu dihadapi pascapanen jagung. Yakni terkait ketidakstabilan pada harga jual. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Demak akan terus berupaya menjaga stabilitas harga jagung, sehingga para petani dan peternak dapat mendapatkan harga yang saling menguntungkan.

Melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinpertan) Demak ditegaskan Bupati Eisti, pemkab juga akan selalu memberikan dukungan, berupa bantuan benih, subsidi pupuk, dan pengendalian hama, sehingga petani dapat terus bersemangat dan berinovasi untuk peningkatan produksi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Kepala Dinpertan Demak Agus Herawan mengatakan, luasan tanaman jagung di Demak sekitar 6.010 Ha, dengan perkiraan produksi mencapai 40.342 ton/tahun. Lahan jagung tersebut kebanyakan tersebar di Kecamatan Karangawen, Mranggen, dan Guntur.

Baca Juga: Kemenparekraf Bentuk TPPN Wujudkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global

Ia membenarkan ada ketidakstabilan harga jagung setelah panen mengingat jumlahnya yang melimpah. "Di masa awal panen harga jagung Rp6.000/kg, saat ini Rp4.300/kg," katanya.

Namun demikian Agus tetap berharap, terealisasinya panen raya jagung ini dapat memotivasi para petani muda untuk meningkatkan hasil pertanian. 

Tags

Terkini