RIAUMAKMUR.COM - Perkumpulan Simbolon Boru Indonesia (PSBI) Ziarah ke Makam Pahlawan Kalibata . Tahun ini, acara tersebut memiliki makna istimewa karena PSBI akan merayakan ulang tahun ke-17, seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum PSBI, Effendi MS Simbolon, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, jum'at, (5/7/2024).
"Kami secara rutin ada tradisi di Perkumpulan Simbolon Boru Indonesia-PSBI melaksanakan syukuran setiap tahun di bulan 7 tanggal 7. Kita kebetulan 7 turunan, kita ambil angka 7, yang tahun ini berusia 17 tahun. Kurang lebih sudah 25 generasi, 300 ribu jiwa, cukup tua marganya. Jadi, kami syukuri, salah satu rangkaiannya adalah kita ziarah, kebetulan di sini ada 13 orang tua kita. Puncaknya lusa, di Paragon Hotel," ujar Effendi.
PSBI telah tersebar di 156 wilayah, termasuk Amerika Serikat. Effendi menambahkan, "7 turunan di 156 wilayah, cukup besar sampai di Amerika Serikat. Tidak semua marga membesar secara kuantitas ada juga mengecil jadi hilang. Itulah kita berbasis kekerabatan, tidak lekang dan sangat akrab di kehidupan sosial. Tidak membedakan antara kami yang berlatar belakang agama, ekonomi, politik. Semua dalam guyub kekerabatan. Itulah kita ada perayaan HUT PSBI."
Baca Juga: KPK Tetapkan Tersangka Pemberi Gratifikasi Jual Beli Jabatan di Lingkungan Provinsi Maluku Utara
Acara ini juga dihadiri oleh banyak anggota komunitas yang didominasi oleh perempuan dan anak muda. "Komunitas ini lebih banyak perempuannya, anak muda. Kalau lihat piramidnya cuma ada 30% yang seusia saya. Kita di 160 wilayah melakukan hal yang sama di Indonesia. Tentu di Amerika gak ada," ujar Effendi.
Di TMP Nasional Utama, Effendi juga mengenang jasa para pahlawan bermarga Simbolon yang gugur dalam perang, di antaranya Kolonel Infanteri (Purn) Maludin Simbolon dan Letkol Mangara Monang Simbolon. "Di Makam Pahlawan Nasional Utama, Effendi menyebut setidaknya ada 13 pahlawan bermarga Simbolon yang gugur dalam perang di antaranya yakni Kolonel Infanteri (Purn) Maludin Simbolon dan Letkol Mangara Monang Simbolon," ujarnya.
Puncak acara yang akan dilaksanakan lusa di Paragon Hotel akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti ibadah raya dari agama Kristen, Katolik, dan Islam, serta acara seremonial dan adat Batak, termasuk manortor.
Baca Juga: Ekspor Aceh Mei Turun 29,65 Persen
"Jadi itu satu rangkaian proses dan puncaknya insya Allah lusa kita laksanakan, itu syukuran kita ada ibadah, ibadah raya dari Kristen, Katolik, dan Islam. Kebetulan tiga agama ada di kita dan kepercayaan. Dan kita melaksanakan acara seremonial dan juga acara adat Batak, acara manortor. Jadi kita undang Raja dari Tulang Limbong, Tulang Hula-Hula dari Tobing, dan Boru Simbolon kami dari Silalahi Raja," tutup Effendi.