RIAUMAKMUR.COM - Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menghadiri Konferwil Pengurus Wilayah GP Ansor NTB di Mataram, Sabtu, (6/7/2024). Dalam kesempatan tersebut, Addin memberikan pesan penting kepada seluruh anggota Banser agar tidak pernah meninggalkan Ansor.
"Jangan pernah tinggalkan Ansor sampai kapan pun, di mana pun, dalam kondisi apa pun," tegas Addin saat memberikan sambutannya.
Addin menekankan kekuatan seorang pemimpin organisasi terletak pada manajemen. Menurutnya, organisasi tidak membutuhkan orang yang terlalu pintar atau terlalu cerdas. "Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mau mendengar, merawat, mengayomi, menata, dan berjalan bersama-sama ke depan," ungkapnya.
Baca Juga: Lirik Lagu Sanes, Ngancani Nanging Ora Iso Nduweni - Guyon Waton X Denny Caknan
Mantan Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ini juga menyampaikan Ansor tidak menargetkan jalan cepat. Ansor butuh berjalan jauh secara bersama-sama dan tidak keluar dari barisan.
"Nahkoda Ansor di semua tingkatan, baik di pimpinan wilayah, pimpinan cabang, anak cabang, dan ranting, semuanya satu komando, satu barisan. Tidak ada yang keluar dari barisan, satu langkah pun, satu orang pun, karena kita adalah sebuah kapal besar. Sebuah kapal besar tenggelam karena air luar masuk ke dalam, dan itulah yang bisa menenggelamkan kita semua," ujarnya.
Addin berharap agar organisasi ini dirawat hingga ke akar rumput. Karena, Ansor mengurus umat, mengurus akar ranting, hingga akar rumput. "Yang kita pikirkan adalah bagaimana Ansor di desa-desa, Banser di pelosok-pelosok," ujar Gus Ketum.
Baca Juga: SRC Gelar Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan
Addin juga menekankan pentingnya membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Menurutnya, jika ingin maju dan memimpin peradaban, pastikan bahwa individu-individu Banser dan jamaah Ansor memiliki kapasitas SDM yang unggul. Ke depan, PR Ansor di NTB akan fokus pada pembangunan SDM.
"Siapa yang menguasai, unggul Sumber Daya yang memimpin peradaban ke depan. GP Ansor dalam melangkah ke depan, merumuskan langkah strategis dengan platform gerakan besar bernama 'BISA'. B adalah Bisnis Ekonomi, I adalah Inovasi Ekonomi dan Media, S adalah Sumber Daya Manusia, dan A adalah Anak-Anak Muda Indonesia," tegasnya.