RIAUMAKMUR.COM - Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan seksual pada anak melalui personal safety skills, yang berlangsung di Panti Asuhan Sahabat Yatim.
Kegiatan yang digelar oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika, PPG Gelombang II tahun 2023 tersebut menghadirkan pemateri Adinda Rihatul Athar, koordinator Youth Center CMPP Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh.
Dalam materinya, Adinda Rihatul Athar memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak-anak tentang siapa yang dinamakan anak dan apa itu yang dinamakan dengan kekerasan dan bentuk-bentuk kekerasan. "Kekerasan ada bermacam-macam, seperti kekerasan fisik, psikis, dan kekerasan sosial," ujarnya.
Baca Juga: Pj. Wali Kota Malang Dukung Pelestarian Seni Tradisi di Kampung Bioro
Menurut Adinda, dampak yang terjadi akibat kekerasan antara lain gangguan emosional, kurang percaya diri, sulit mengatur emosi. Selain itu korban bisa melakukan tindakan negatif. "Korban juga berpotensi menjadi pelaku dan kesehatan mental," ujar Adinda.
Sementara itu, Ketua tim pelaksana, Muhammad Al Boihaqi mengatakan, kegiatan yang diinisiasi kelompok 1, Prodi Pendidikan Matematika PPG Gelombang 2 tersebut merupakan tugas mata kuliah proyek kepemimpinan kepada komunitas masyarakat.
"Selain itu kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat," ujar Muhammad Al Boihaqi, dalam keterangan tertulis yang tertulis yang diterima Media Center Aceh, Senin (12/8/2024).
Baca Juga: NMIXX Eksplor Genre Musik Baru di Lagu SICKUHH, Skill Rap Haewon dan Jiwoo Banjir Pujian
Menurut Boihaqi, proyek kepemimpinan tersebut mendapatkan bimbingan dan arahan langsung dari dosen pembimbing, Drs Rusman M.Si.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim-piatu tentang pentingnya pencegahan kekerasan seksual sejak usia dini, apa lagi sekarang sedang maraknya kejahatan seksual di berbagai tempat dengan sasaran anak-anak," ujar Boihaqi.
Boihaqi berharap kegiatan yang mereka lakukan berdampak positif bagi perkembangan anak-anak di Panti Asuhan Sahabat Yatim untuk masa yang akan datang.
Baca Juga: Anggota Terakhir FIFTY FIFTY Akhirnya Terungkap, Nama Unik dan Wajah Cantiknya Kejutkan Netizen
Dalam kesempatan yang sama, Kepala asrama Sahabat Yatim, Alimun Namora Ondak Harahap SPd mengapresiasi mahasiswa PPG FKIP-USK. Dia menilai mahasiswa PPG FKIP-USK sudah memberikan edukasi penting dan bermanfaat kepada anak-anak panti.
"Terima kasih banyak kepada mahasiswa PPG yang sudah memberikan edukasi kepada anak-anak. Kami juga bersyukur anak-anak mendapatkan bimbingan dan arahan," ujar Alimun Namora Ondak Harahap.