RIAUMAKMUR.COM - Paralimpiade Paris 2024 resmi berakhir dengan dua rekor dunia yang dipecahkan pada hari terakhir, Minggu (8/9/2024).
Penutupan berlangsung meriah dengan pertunjukan cahaya dan musik elektronik dari Jean-Michel Jarre di Stade de France.
Atlet Maroko, Fatima Ezzahra El Idrissi, memecahkan rekor dunia dalam maraton wanita untuk pelari tunanetra dengan waktu 2 jam, 48 menit, 36 detik.
Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Status Siaga
Rekor sebelumnya dipegang oleh pelari Jepang, Misato Michishita, yang tercatat pada Desember 2020.
Atlet angkat besi Nigeria, Folashade Oluwafemiayo, dua kali memecahkan rekor dunia dalam kategori angkat besi para wanita di atas 86kg. Ia berhasil melakukan angkatan seberat 167 kilogram.
Oluwafemiayo juga memukau penonton dengan menambahkan satu kilogram lagi pada Angkatan terakhirnya. Acara ini juga menghormati meninggalnya Rebecca Cheptegei, pelari Olimpiade Uganda yang menjadi korban kekerasan.
Baca Juga: Wapres Resmikan 14 Ruas Jalan di Kepulauan Riau
Tiongkok mendominasi perolehan medali di Paralimpiade ini, meraih 94 medali emas dari total 220 medali. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat medali yang diperoleh Inggris, yaitu 124 medali.
Amerika Serikat berada di posisi ketiga dengan 105 medali. Sementara itu, tuan rumah Prancis menempati posisi kedelapan dengan total 75 medali, dikutip dari Euro News.
Paralimpiade ini juga mencatat sejarah dengan partisipasi 169 delegasi dan penjualan 2,4 juta dari total 2,5 juta tiket. Ajang ini diharapkan dapat meninggalkan warisan inklusivitas dan aksesibilitas yang lebih baik untuk penyandang disabilitas di masa depan.