berita

Danrem Lilawangsa Pugar Makam Nasional Cut Meutia di Aceh Utara

Selasa, 5 November 2024 | 15:47 WIB
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran

RIAUMAKMUR.COM - Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, mengambil inisiatif untuk melakukan pemugaran pembangunan Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia di Gampong Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara.

Pembangunan di lokasi makam pahlawan asal Aceh itu sedang dikerjakan oleh pasukan TNI. “Jadi selain merehab bangunan makam Cut Meutia, juga bingkai makam akan diganti jadi granit dan marmer, pendoponya dibangun dari besi agar tidak dimakan rayap. Selanjutnya, makam ajudan Cut Nyak Meutia Tengku Supot Mata juga ikut dipugar, termasuk musala, toilet, tempat upacara dan galeri juga direhab,” kata Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran dalam keterangannya yang diterima MC Aceh, pada Senin (4/11/2024).

Ia menyebutkan, pemugaran makam Inong Aceh (Perempuan Aceh) itu direncanakan sejak Mei 2024, bertujuan untuk menghargai jasa Pahlawan dan mengabadikan sebagai ikon situs sejarah nasional di Aceh.

Baca Juga: Ribuan Masyarakat Kemuning Tumpah Ruah Bersama UAS, Tolak Money Politik dan Siap Menangkan Abdul Wahid - SF Hariyanto

“Bertepatan memperingati Hari Pahlawan Nasional pada 10 November setiap tahunnya, direncanakan tahun ini peringatan Hari Pahlawan dilokasi Makam Cut Meutia,” ucap Danrem.

Kolonel Ali Imran mengatakan, dengan adanya pemugaran situs sejarah nasional ini maka setiap harinya warga lokal maupun luar daerah Aceh yang ingin berziarah bisa sampai ke makam dengan mudah.

Selain itu, ia mengaku, sejak ditunjuk sebagai Danrem di Aceh, dirinya menyempatkan diri untuk berziarah ke Makam Nasional Cut Meutia. Namun, saat di lokasi mengetahui kondisi makam pahlawan nasional sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak. 

Baca Juga: SMAN 16 dan SMKN 7 Pekanbaru Siap Jadi Pilot Project Program Makan Siang Gratis

"Walaupun sudah pernah dipugar, namun saat saya ke sini terlihat kondisinya miris, mulai akses jalan hingga kondisi makam sangat memprihatinkan masih jauh dari kata layak,” terangnya.

Danrem menyebutkan, jauh beda kondisi Makam Pahlawan seperti di daerah Provinsi lain, di antaranya, Makam Cut Nyak Dhien sangat bagus dan inspiratif mereka memugar menjadi tempat Ikon situs sejarah terkenal, ramai dikunjungi baik berziarah maupun sebagai pengetahuan wawasan.

Menurutnya, secara aturan Makam Pahlawan Nasional harus tersedia plaza tempat upacara, galeri maupun museum berisi replika barang almarhum, serta riwayat hidup dan benda sejarah lainnya.

Baca Juga: NewJeans Tak Hadir di MelOn Music Awards 2024, Netizen Korea 'Singgung' HYBE

“Jadi dalam rangka 10 November ini, kami atas perintah Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal untuk memugar makam Cut Nyak Meutia. Hal itu merupakan karya bakti TNI kepada para pejuang, dengan harapan ke depan peziarah mudah bisa berziarah di Makam Cut Nyak Meutia," ungkapnya.

Lanjut Danrem, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria yang juga putra asli Aceh untuk mendukung dalam membuka jalur akses ke makam pahlawan nasional tersebut.

“Mudah-mudahan Pak Nezar Patria turut membantu dalam perbaikan akses jalan dan penerangan jalan sampai ke makam, pemasangan arus listrik dari PLN, termasuk mendirikan BTS, sehingga mempermudah peziarah nantinya, termasuk tersedianya jaringan telepon seluler di daerah ini,” harapnya.

Halaman:

Tags

Terkini