RIAUMAKMUR.COM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan pembuatan kapal selam Scorpene akan segera dimulai. Karena kontrak pembelian dengan Naval Group sudah ditandatangani.
Mengenai lokasi pembuatan, KSAL menyebut ada dua opsi yang mungkin akan dilakukan. Opsi pertama, bisa jadi pembuatan kapal selam akan dilakukan di Indonesia sejak dari awal pembuatan.
“Atau bisa jadi kapal pertama dibuat di Perancis kemudian sisanya dibuat di Indonesia. Tapi bisa juga dilaksanakan secara paralel," ungkap KSAL di sela acara olahraga menyambut HUT Marinir, di Bhumi Marinir, Cilandak, Selasa (12/11/2024).
Baca Juga: Kontingen Aceh Juara Umum Selam PON 2024
Kapal Selam Scorpene merupakan kapal selam canggih yang diproduksi Naval Group, dari Perancis.
Pada 4 April 2024, Kemhan RI menandatangani kontrak pembelian 2 kapal selam ini.
Dalam kontrak itu disepakati, proses pembuatan kapal selam ini akan melibatkan galangan kapal PT. PAL sebagai industri pertahanan Indonesia.
Hal ini sebagai bagian dari proses transfer teknologi agar kelak Indonesia mampu melakukan perawatan bahkan memproduksi kapal selam sendiri.
Baca Juga: Ini Spesifikasi dan Keunggulan Kapal Selam Scorpene TNI AL
Kapal selam Scorpene merupakan kapal selam diesel elektrik dengan enam tabung peluncur yang mampu membawa 18 torpedo dan peluru-peluru kendali.
Naval Group menyebut kapal selam ini juga sudah dilengkapi dengan sistem tempur generasi terbaru, SUBTICS.
Scorpene memiliki panjang 72 meter dan dapat menyelam sedalam 300 meter.
Kapal ini bisa berada di bawah air selama lebih dari 12 hari dan mengangkut 31 awak.
Naval Group klaim, kapal selam ini dapat digunakan untuk berbagai misi, mulai dari operasi khusus hingga pengumpulan intelijen.