berita

4 Alasan Warga RI Wajib Hindari Godaan Judi Online di Era Prabowo, Intip Desk Berantas Judol hingga KUA yang Ikut Turun Tangan!

Kamis, 21 November 2024 | 21:36 WIB
Ilustrasi slot dalam permainan judi online (judol). (Unsplash.com/SLNC)

Baca Juga: Timnas Indonesia Mendunia! Intip Sorotan 3 Media Asing yang Kagumi Aksi Brilian Maselino di Laga Kontra Arab Saudi

Dalam kesempatan berbeda, Menko Polkam Budi Gunawan menyebut slot atau judi online adalah penipuan.  

"Slot atau judi online adalah penipuan. Masyarakat ditipu oleh operator," tegas Budi Gunawan usai rapat di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, pada Kamis, 21 November 2024.  

"(Pemain) diberi harapan menang, padahal program judi online diatur agar masyarakat pasti kalah dan tidak bisa menarik uangnya," terangnya.

Baca Juga: Jelang Nataru, Pemkot Probolinggo bersama Forkopimda Tinjau Stok Beras di Gudang Bulog

4. Kemenag: KUA Siap Eliminasi Judi Online  

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyebut sebanyak 5.940 Kantor Urusan Agama (KUA) siap turut serta dalam pemberantasan kasus judi online di Indonesia.  

"Kekuatan Kemenag terlibat dalam rangka mencegah dan mengeliminasi judi online ini, kami melibatkan 5.940 kantor KUA," kata Umar kepada awak media di Jakarta, pada Kamis, 21 November 2024.  

Baca Juga: Ketum KONI Pusat: Transformasi Total untuk Prestasi Olahraga Indonesia

Selain itu, Umar mengungkap akan memberikan tema khutbah khusus terkait bahaya judi online yang dapat dibacakan di berbagai rumah ibadah di Indonesia.  

"Kita memiliki sebanyak 800 ribu masjid di Indonesia, kemudian ditambah musholla, langgar, surau, meunasah, hingga mencapai satu juta, ditambah dengan rumah ibadah agama lainnya," tegas Umar.  

"Semuanya dilakukan dalam rangka memproteksi (masyarakat) dari judi online," tandasnya.

Halaman:

Tags

Terkini