berita

Megawati Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Jumat, 13 Desember 2024 | 19:00 WIB
Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan dalam peluncuran dan diskusi buku Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis di Jakarta, Kamis (12/12/2024). Buku yang ditulis pengacara Todung Mulya Lubis tersebut berisikan tentang peristiwa Pilpres (ANTARA FOTO/Zaky Fahreziansyah/app/nym)

RIAUMAKMUR.COM - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mendukung salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni makan bergizi gratis (MBG).

Mantan Presiden ke-5 RI itu setuju program tersebut segera direalisasikan demi pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

Hal ini disampaikan Megawati saat menjadi pembicara kunci Peluncuran dan Diskusi Buku Berjudul: Pilpres 2024 Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis di Jakarta, Kamis (12/12/2024). "Katanya mau kasih makanan gratis, setuju saya, beneran," kata Megawati.

Baca Juga: Lirik Lagu Dipeluk Jeda - Maudy Ayunda

Namun demikian, Megawati memberikan beberapa catatan terhadap program tersebut. Salah satunya terkait anggaran makan bergizi gratis yang mencapai Rp10.000 per porsi.

Menurutnya, anggaran tersebut kurang cukup untuk membeli makanan dengan kaya gizi. Belum lagi jika terjadi kenaikan harga bahan pokok seperti bawang dan cabai.

"Aku hitung Rp10.000 toh, ye apa toh. Sekarang harga-harga naik. Eh mas Bowo (Prabowo Subianto) dengerin nih tolong deh suruh dihitung lagi," kata Megawati.

Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Toxic Till The End - ROSE BLACKPINK

Putri dari Proklamator RI Soekarno ini menilai saran tersebut patut dipertimbangkan. Guna memaksimalkan kualitas makanan dari program makan bergizi gratis.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan biaya MBG Rp10.000 hanya rata-rata sesuai hasil uji coba selama 11 bulan di Sukabumi, Jawa Barat. "Pak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rata-rata saja, sesuai hasil uji coba 11 bulan di Sukabumi," katanya, Selasa (3/12/2024).

Ia menegaskan BGN hanya menyediakan anggaran untuk bahan baku dan menu harian yang dibayarkan sesuai bukti pengeluaran riil, tidak untuk makanan matang. "Mekanisme BGN tidak membeli makanan matang, tetapi membuat menu harian dan bahan baku untuk menu harian dibayar at cost," ujar Dadan.

Baca Juga: Mentan Optimis Sumut Capai Target Produksi Padi di 2025

Ia juga menekankan BGN tetap mengutamakan standar komposisi gizi untuk setiap makanan bergizi gratis yang diberikan. "Standar komposisi gizi tetap diutamakan," ucapnya.

Dadan juga mengemukakan dana untuk Program MBG dikelola secara terpusat oleh BGN dan subsidi silang dilakukan secara internal. "Dana dikelola terpusat di Badan Gizi Nasional, subsidi silang dilakukan internal, dan sekali lagi BGN tidak membeli paket makan, tetapi bahan baku at cost," ujarnya.

Sebelumnya Dadan juga sudah menegaskan bahwa terkait anggaran tahunan, alokasi anggaran tetap sesuai APBN yang telah disahkan sebesar Rp71 triliun. Adapun uji coba nasional pada Desember 2024 bergulir pada 150 titik di seluruh Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini