berita

Kementerian PPPA-BUMN Bersinergi Berdayakan Perempuan dan Lindungi Anak

Jumat, 27 Desember 2024 | 08:00 WIB
Kementerian PPPA, Arifah Fauzi. (Humas Kementerian PPPA)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, bertemu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Keduanya membahas sejumlah program kerja sama untuk mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.  

Menurut Arifah, program-program Kementerian PPPA banyak yang sejalan dengan Kementerian BUMN. Misalnya program Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang dirancang untuk menangani berbagai isu terkait perempuan dan anak.

"Di sini kami berupaya mendorong pembangunan berbagai bidang yang dimulai dari desa sebagai pusat kehidupan," ujarnya, Kamis (26/12/2024). Tujuannya untuk membangun masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan inklusif untuk perempuan dan anak.

Baca Juga: Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca hingga 31 Desember

Arifah mengatakan seluruh pihak harus saling berkolaborasi mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang. Menurut dia, pemerintah akan bekerjasama dan saling melengkapi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

Menteri Arifah menambahkan RBI akan menjadi solusi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia. "Perempuan akan diajarkan keterampilan kerja dan pemahaman membangun usaha sehingga mereka bisa mandiri dan membawa kesejahteraan bagi keluarganya," ucapnya. 

Hal inilah yang menurut Arifah akan dikolaborasikan dengan program Kementerian BUMN. "Melalui sinergi tersebut, pemerintah bisa memberdayakan lebih banyak perempuan sekaligus melindungi anak-anak sampai tingkat desa,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden: Rayakan Natal dengan Damai dan Bahagia

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan sinergi antarkementerian ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. "Presiden meminta jangan sampai satu program dengan lainnya tidak efisien," ucapnya.  

Erick menawarkan program PNM Mekaar yang dikelola PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memberdayakan perempuan di desa-desa. "Program ini bisa dimaksimalkan untuk konsultasi pendampingan bagi para perempuan dalam mewujudkan keluarga berkualitas," ujarnya. 

Menteri BUMN juga menawarkan call center atau layanan pengaduan kekerasan yang didukung PT Telkom. "Kami akan berupaya meningkatkannya  dengan teknologi baru supaya pelayanan pengaduan bisa lebih maksimal," katanya. 

Tags

Terkini