berita

Viral Meme Jokowi-Prabowo, Tere Liye Sentil Skandal Fufufafa

Senin, 12 Mei 2025 | 13:11 WIB
Penulis buku Tere Liye, Darwis Triadi (kiri) dan postingan terkait kasus Fufufafa (kanan). (YouTube.com/MBSTVYogyakarta - Instagram.com/@tereliyewriter)

RIAUMAKMUR.COM - Publik Tanah Air tengah ramai memperbincangkan penetapan tersangka terhadap mahasiswa berinisial SSS asal Institut Teknologi Bandung (ITB), usai diduga mengunggah meme berisi wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto.

Kepolisian menyebut SSS melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, unggahan itu dinilai bertujuan untuk merendahkan martabat kedua tokoh tersebut.

Di tengah sorotan publik atas penangkapan mahasiswa itu, penulis novel populer Tere Liye—nama pena dari Darwis—ikut angkat suara.

Ia menyoroti ketimpangan dalam penegakan hukum terhadap kasus serupa di dunia maya.

Melalui akun Instagram @tereliyewriter pada Minggu, 11 Mei 2025, Darwis mengunggah tangkapan layar lama dari akun anonim bernama Fufufafa, yang sempat ramai diperbincangkan karena menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian.

“Kamu lihat screenshot lama ini, ini itu penghinaan yang sangat mematikan. Tuduhan kejam tiada tara. Fitnah terkutuk. Melampaui semua nilai-nilai moralitas,” tulis Darwis.

Ia menilai, jika pelaku di balik akun Fufufafa tidak pernah ditindak secara hukum, maka sulit membenarkan penegakan hukum atas kasus SSS yang masih mahasiswa.

“Fufufafa yang sangat jahat kamu maafkan, giliran meme-meme—sesuatu yang hanya diposting satu atau dua kali—pelakunya masih sekolah atau kuliah, kamu teriak-teriak marah,” ungkapnya.

Tere Liye menegaskan bahwa kasus seperti Fufufafa lebih masif dan berlangsung bertahun-tahun, sehingga semestinya mendapat perhatian hukum yang sama atau bahkan lebih serius.

Pernyataan Darwis ini kembali memicu perdebatan publik soal konsistensi penerapan UU ITE dan kebebasan berekspresi di ruang digital.

Tags

Terkini