berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Siap Biayai Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut

Rabu, 14 Mei 2025 | 19:00 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

RIAUMAKMUR.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, meninjau langsung lokasi ledakan amunisi tak layak pakai milik Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad) yang terjadi di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin, 12 Mei 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Peristiwa tragis itu menewaskan 13 orang, terdiri dari 9 warga sipil dan 4 anggota TNI.

Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian pada Selasa, 13 Mei 2025, Dedi menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden tersebut.

Baca Juga: Pasca Insiden, TNI Terus Sisir Lokasi Ledakan Amunisi di Garut Cari Sisa Peledak

“Tentu yang pertama disampaikan kepada keluarga korban adalah rasa belasungkawa. Saya merasa punya tanggung jawab sebagai kepala daerah,” ujar Dedi kepada awak media.

Ia menyoroti bahwa para korban sipil yang tewas sebagian besar telah lama bekerja membantu proses pemusnahan amunisi oleh TNI AD.

“Korban sudah bekerja cukup lama, ada yang 10 tahun membantu TNI AD. Menjadi profesi yang ditekuni setiap hari. Kelihatannya sudah sangat berpengalaman menangani itu,” katanya.

Baca Juga: Pilu Anak Korban Ledakan di Garut, Klarifikasi Tuduhan Ayahnya Kumpulkan Sisa Amunisi

Dedi pun menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan nyata kepada keluarga korban, khususnya anak-anak yang ditinggalkan.

“Yang meninggal itu meninggalkan anak dan istri. Untuk anak-anaknya yang belum menikah, itu biar Gubernur yang ambil alih tanggung jawab pendidikan dan kehidupan kesehariannya,” jelasnya.

Gubernur Dedi juga menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan dan kondisi di lapangan, insiden ini merupakan bentuk kecelakaan kerja bagi para korban sipil.

“Kalau dia (korban) sebagai pekerja, dan kemudian peristiwa itu terjadi pada saat dia bekerja, berarti kecelakaan kerja,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pihak terkait disebut akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan hak dan perlindungan bagi keluarga korban dapat terpenuhi dengan baik.

Tags

Terkini