“Itu baru potong sapi, langsung dikecapin doang ya? Nggak ada direbus sampai empuk,” tulis akun @ham********_
“Suruh SPPG sama ahli gizinya yang makan di depan anak-anak, biar masak nggak asal-asalan,” tulis akun @put*********4
Selain itu, salah satu komentar juga mengeluhkan bahwa makanan MBG yang dibagikan di Way Halim, Bandar Lampung juga ada menu keras meski bukan berasal dari SPPG yang sama.
“Kemarin SD di Way Halim gitu nugget keras, aci semua keras pol, dimsum keras. Apakah itu nasi basi? Padahal anak-anak masuk jam 1 siang, kayaknya masaknya dari pagi,” ujar warganet dengan akun @ratutourlampung.
Baca Juga: Emil: Dapur MBG di Jatim Berangsur Normal, Suspend 788 Tersisa 213 SPPG
Respons Singkat Pihak SPPG Tugu Sari 2
Usai viral keluhan daging sapi yang dibagikan, Kepala SPPG Tugu Sari 2, Dedi Suhendra, telah memberi tanggapan singkat mengenai isu tersebut.
Ia membenarkan bahwa daging sapi merupakan menu dari SPPG-nya yang dibagikan pada Jumat, 17 April 2026.
Namun, ia belum bisa merespons lebih banyak karena harus bermusyawarah dengan tim dapurnya.***