berita

Jika Kebanyakan Tidur Apakah Puasa Batal? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Sabtu, 25 Maret 2023 | 12:43 WIB
Bagaimana hukum tidur selama menjalani puasa? Simak penjelasan Syekh Ali Jaber berikut. (Freepik)

Jika kebanyakan tidur saat menjalankan ibadah puasa, apakah puasa kita jadi batal? Pertanyaan seperti ini memang sering muncul.

Saat menjalani ibadah puasa, memang ada kalanya tubuh kita terasa lemas dan letih. Bawaannya mau tidur melulu.

Lantas, bagaimana hukum tidur selama menjalani puasa? Simak penjelasan Syekh Ali Jaber berikut.

Syekh Ali Jaber menerangkan bahwa puasa hukumnya tidak akan membatalkan puasa apabila masih diimbangi dengan melaksanakan kewajiban.

"Kalau untuk tidur tidak membatalkan puasa selama dia masih menjalankan kewajiban," ucapnya.

Dilansir AyoBandung.com dari YouTube Hijrahtube, kewajiban yang dimaksud olehnya adalah kewajiban ibadah terutama menjalankan sholat 5 waktu.

"Misal contoh habis subuh tidur, kemudian bangun salat dzuhur, habis dzuhur tidur lagi, bangun salat ashar, kemudian tidur lagi tidak apa-apa," ujarnya.

Namun, jika tidak menjalankan kewajiban ibadah, maka puasanya dapat tidak maksimal.

Tidur dapat membahayakan pahala puasanya adalah ketika dia tidak menunaikan salatnya.

"Jadi, kalau tidur tidak apa-apa asal kita tunaikan salatnya tepat waktunya," imbuhnya.

Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa selama berpuasa lebih baik diisi dengan melaksanakan kebaikan-kebaikan dan amal saleh.

Kebaikan yang dapat dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan adalah berbagi buka puasa dan sahur.

"Misal contoh kita bisa sisakan sebagian dari rezeki kita untuk berbagi buka puasa, berbagi sahur bisa juga kepada anak yatim, kepada masjid-masjid," ucap Syekh Ali Jaber.

Jadi, tidur selama berpuasa hukuknya sah-sah saja asalkan tidak meninggalkan kewajiban ibadah.

Halaman:

Tags

Terkini