berita

HK: Jalan Tol Trans Sumatera Panjang dan Dirancang Tahan Gempa

Senin, 27 Maret 2023 | 19:21 WIB
JTTS ruas Bangkinang-Koto Kampar. (HK)

PEKANBARU - Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dirancang tahan gempa, panjang dan bermutu.

 

PT Hutama Karya (Persero) (HK) sebagai perusahaan yang diberikan mandat oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk membangun dan mengoperasikan hampir seluruh ruas tol di Jalan Tol Trans Sumatera tersebut terus mengembangkan inovasi guna mewujudkan komitmen itu.

 

Direktur Operasi III HK, Koentjoro mengatakan bahwa sebelum membangun Jalan Tol Trans Sumatera, HK terlebih dahulu melakukan perencanaan dengan memperhatikan berbagai aspek agar jalan tol yang dibangun memiliki kualitas jalan tol yang kokoh, terlebih Indonesia berada di antara tiga lempeng besar dunia yang aktif dimana Pulau Sumatera masuk dalam daerah yang berpotensi terkena gempa bumi.

 

Salah satu teknologi yang diusung untuk pertahanan gempa tersebut yaitu Lead Rubber Bearing (LRB) atau bantalan karet inti timbal yang banyak diterapkan di struktur jembatan karena memiliki kemampuan redaman yang tinggi dengan memanfaatkan karet alam yang melimpah di Indonesia.

 

“Sebelum LRB diterapkan di jalan tol, telah dilakukan uji coba verifikasi standar spesifikasi kondisi dinamik gempa terlebih dahulu untuk membuktikan performa karakteristiknya dengan menggunakan mesin uji terbesar di Asia Tenggara,” kata Koentjoro, Senin (27/3/2023).

 

Lebih lanjut Koentjoro menjelaskan bahwa LRB memiliki fungsi yang cukup crucial dalam menjaga keamanan struktur saat terjadi gempa sehingga ketahanan struktur jalan tol lebih terjamin saat menghadapi risiko gempa dimana LRB telah diterapkan di beberapa ruas JTTS seperti tol Binjai - Brandan dan tol Bangkinang - Koto Kampar.

 

“Penerapan teknologi LRB memberikan kualitas terbaik pada jalan tol yang dikelola sehingga menambah umur ketahanan kualitas jalan tol dan menciptakan jalan tol yang aman dan nyaman bagi pengguna yang melintas di JTTS, terlebih saat ini JTTS sudah semakin panjang dan minat masyarakat untuk melintas semakin meningkat,” ujar Koentjoro. ***

 

 

Tags

Terkini