berita

Rusak Berat, Jalan Lintas Inhu - Inhil Setiap Hari Dilewati 100 Truk Bermuatan 30 Ton Batu Bara

Senin, 10 April 2023 | 22:18 WIB
Gubernur Riau Syamsuar meninjau jalan rusak.

INHU - Setiap hari, sekitar 80 hingga 100 truk batu bara keluar masuk dari atau menuju pelabuhan penampungan batu bara di perbatasan Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Truk-truk ini mengangkut hingga 30 ton batu bara, yang mengakibatkan kerusakan parah pada jalan lintas dan kontur tanah rawa di sekitarnya yang tidak mampu menahan beban berat yang terus menerus.

"Setiap hari angkutan batu bara antara 80 sampai dengan 100 truk. Berat masing-masing truk 30 ton," kata petugas security pelabuhan penampungan batu bara, Azis kepada Gubernur Riau Syamsuar, Senin (10/4/2023).

Hilir mudik truk batu bara memuat angkutan setiap harinya ke Peranap. Namun, dia tak merincikan dari mana bahan baku batu bara berasal termasuk didistribusikan kemana saja. 

Security pelabuhan penampungan batu bara di perbatasan Inhil-Inhu ini sebelumnya terlibat perbincangan bersama Gubernur Riau Syamsuar setelah gagal menemui pimpinan perusahaan yang dilaporkan tak berada di tempat. 

Tak diketahui persis apa saja percakapan antara Gubernur Riau Syamsuar dan security perusahaan batu bara itu. Namun, Syamsuar sempat menduga, bahwa muatan angkutan batu bara yang mencapai 30 ton ini sebagai perusak jalan. 

Sebelumnya, saat meninjau perbaikan jalan di jalan lintas Rengat - Tembilahan, khususanya saat berada di ruas jalan Kuala Cenaku, Syamsuar juga mengulas kerusakan jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut disebabkan angkutan batu bara yang hilir mudik di jalan itu. 

Syamsuar menyatakan harus ada penyelesaian yang diharapkan menjadi jalan keluar nantinya. Sehingga, permasalahan angkutan ini bisa diatasi bersama.

"Jangan sampai kita cuma kebagian jalan rusak. Nanti kita panggil, harus ada solusi penyelesaiannya," ungkapnya.

Gubernur Riau Syamsuar juga menyatakan akan memanggil pimpinan perusahaan batu bara dalam waktu dekat untuk mencari solusi bersama. Salah satu solusi yang ditawarkan, agar tak merusak jalan, angkutan batu bara bisa memanfaatkan jalur sungai.

Dengan begitu dunia usaha juga tetap berjalan, lalu lintas warga di jalan juga tidak terganggu.  "Ini truk (batu bara) muatannya 30 ton. Macam mana tak hancur jalan," ujar Gubernur Riau Syamsuar. 

Tags

Terkini