berita

Petani Getah Karet di Siak Tewas Diserang Harimau saat Panen Getah bersama Ibu

Jumat, 21 April 2023 | 03:56 WIB
Proses evakuasi petani getah yang tewas diterkam Harimau Sumatera di Siak.


SIAK - Pada Kamis (20/4/2023) sekitar pukul 16.00 Wib, Andi Suherman, seorang petani getah karet, tewas akibat diserang oleh harimau sumatera. Bahkan, kepala Andi terputus akibat serangan tersebut. Insiden ini terjadi ketika Andi dan ibunya, Lindawati, sedang memanen getah di lahan milik mereka yang berada di Jalan Lintas Siak Tumang, Kelurahan Kampung Rempak, Kabupaten Siak, Riau.

Ketika dimintai konfirmasi, Kapolres Siak AKBP Ronald membenarkan kejadian petani diterkam harimau tersebut. Ia juga mengatakan bahwa ia sudah memerintahkan anak buahnya untuk segera menuju lokasi kejadian.

"Awalnya korban beserta ibunya, Lindawati, berangkat ke lahan miliknya di Jalan Lintas Siak Tumang dengan menggunakan sepeda motor pada pukul 10 pagi, dengan tujuan untuk memanen getah dan sawit," ungkap AKBP Ronald.

Pada pukul 14.00 Wib, Lindawati dan Andi masih berada di kebun milik mereka. Namun, pada saat itu, posisi Andi dan Lindawati sudah berjauhan. Lindawati masih bisa mendengar suara Andi meskipun mereka berada di tempat yang berbeda.

Lindawati kemudian berjalan menuju pintu keluar kebun setelah tidak menemukan Andi. Ketika ia menunggu di luar kebun, Andi tidak kunjung keluar sehingga Lindawati mulai panik dan mencari Andi di sekitar kebun. Setelah mencari, Lindawati menemukan sepatu dan darah yang diduga milik Andi. Terkejut dan ketakutan, Lindawati lalu berlari ke arah pintu keluar kebun dan berjalan kaki menuju rumahnya di Kwalian untuk memberitahu suaminya, Husin.


Lindawati melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan perangkat desa setempat. Sekitar pukul 16.00 Wib, beberapa anggota Polsek Siak beserta warga sekitar turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Kemudian, pada sekitar pukul 17.35 Wib, jenazah Andi ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

"Kepalanya terpisah dari badan, badannya terdapat bekas cakaran, dan dalam keadaan telanjang," kata AKBP Ronald.

Sekitar pukul 18.10 Wib, evakuasi dilakukan dari lokasi penemuan jenazah. Korban diangkat bersama-sama oleh petugas dan warga sekitar, lalu dibawa ke pinggir jalan untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Siak. Di sana, jenazah akan dimandikan, dikafani, dan dimakamkan pada malam hari ini.

Tags

Terkini