"Skywalk dibangun tiga tahap konstruksi sepanjang 1.076 meter yang membentang mulai dari Rumah Datuk Pesisir (penasihat Sultan Siak), hingga ke destinasi wisata Tangsi Belanda (penjara zaman Belanda)," ujar Alfedri.
Skywalk Tengku Buwang Asmara memiliki tahap konstruksi pertama dengan panjang 274 meter yang telah selesai dibangun. Pada tahap ini, terdapat konstruksi kaca tempered sepanjang 50 meter dengan ketebalan 12 milimeter yang bisa dilalui oleh para wisatawan yang melintas di atasnya. Ketinggian kaca tersebut dari permukaan air Sungai Siak mencapai sekitar 12 meter, yang membuat keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
"Dancing light atau lampu menari di tengah-tengah skywalk menambah kecantikan skywalk jika dinikmati pada malam hari. Dancing light itu tentunya menjadi spot baru instagramable dengan background Istana Siak dan Turap Singapura di seberang skywalk," kata Alfedri.