Bus Rappan Marannu yang membawa santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor, Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, mengalami kecelakaan masuk jurang di kilometer 4 Desa Toboli, Jalur Kebun Kopi, akibat rem blong, Rabu (3/5/2023) malam.
Seluruh santri korban Bus Rappan Marannu ini telah berhasil dievakuasi. Namun, 3 diantaranya meninggal dunia karena kecelakaan bus yang diketahui hendak menuju Pondok Pesantren Gontor di Kabupaten Poso, Sulteng tersebut.
Dari data sementara diketahui, jumlah penumpang termasuk sopir dan kernet Bus Rappan Marannu berjumlah 33 orang. Yang diantaranya, ada dua anak Riau atau santri yang berasal dari Riau turut jadi korban. Yakni Muhammad Rizki Fadila Bengkalis Riau selamat dan Moh Riski Pertama Pelalawan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Palu, Andrias Hendrik Johannes memastikan bahwa tim SAR Gabungan telah mengevakuasi seluruh korban.
"Sudah dievakuasi, 30 orang dalam keadaan selamat, dan langsung dievakuasi ke RSUD Anuntaloko Kabupaten Parigi Moutong. Sedangkan,korban meninggal ada 3 orang,” kata Andrias, Kamis (4/5/2023).
Berikut daftar nama-nama korban kecelakaan Bus Rappan Marannu di Sulteng :
1. Muhammad Rizki Fadila (L/23 thn), Bengkalis Riau. Kondisi luka-luka, selamat.
2. Fachri Zidan Faesal ( L/18thn), Tegal Jateng. Kondisi luka-luka, selamat.
3. Febrian Septian (L/19 thn), Tasikmalaya Jabar. Kondisi luka ringan, selamat.
4. Aurel Fitra (P/18 thn), Meganting Gresik. Kondisi luka ringan selamat.
5. Doni Nur (sopir bantu), Desa Pantai Nakan Tongga Toraja. KKondisi luka benturan pipi kiri, selamat.
6. Rizal (kernet), Toraja. Kondisi luka Lecet, selamat.
7. Sarullah (kernet), Toraja. Kondisi selamat.
8. Pariu (sopir), Toraja. Kondisi luka berat, selamat.